Tautan-tautan Akses

Menkes RI Upayakan Pembatasan Sosial COVID-19 Lebih Ketat


Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mendesak para pemimpin pemerintah untuk memberlakukan pembatasan sosial lebih ketat. (Foto: Biro Setpres/dok).

Menteri Kesehatan Indonesia sedang mendorong upaya agar diberlakukan pembatasan lebih ketat di tengah melonjaknya kasus-kasus virus corona ke tingkat tertinggi, menurut sumber-sumber yang mengetahui soal wacana pemerintah itu.

Infeksi virus corona di Indonesia naik tiga kali lipat dalam tiga pekan belakangan. Akibatnya berbagai rumah sakit di Jakarta dan di pulau Jawa yang padat menjadi kewalahan.

Pada Senin (28/6), Indonesia mencatat 20.694 infeksi baru, sehingga total kasus mingguan menjadi 131.553.

Tiga sumber, yang berbicara dengan syarat identitasnya dirahasiakan, memberitahu Reuters bahwa Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mendesak para pemimpin pemerintah untuk memberlakukan pembatasan sosial lebih ketat, tapi permintaannya ditolak. Dia terus mengusahakannya, kata sumber-sumber itu.

Salah seorang sumber itu, yang menolak disebut identitasnya karena tidak berwenang berbicara soal isu itu, mengatakan pertemuan pemerintah mengenai isu itu akan diadakan pekan ini.

Sikap Menkes itu didukung oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno. Dia mengonfirmasi kepada Reuters bahwa lockdown yang lebih ketat sedang dipertimbangkan.

Seorang petugas mengenakan alat pelindung diri (APD) menyemprotkan disinfektan di depan Kantor Walikota yang ditutup akibat pandemi COVID-19 yang terus berlanjut di Bandung, provinsi Jawa Barat, 28 Juni 2021. (REUTERS)
Seorang petugas mengenakan alat pelindung diri (APD) menyemprotkan disinfektan di depan Kantor Walikota yang ditutup akibat pandemi COVID-19 yang terus berlanjut di Bandung, provinsi Jawa Barat, 28 Juni 2021. (REUTERS)

"Saya mengimbau lockdown lebih ketat, tapi kita harus menyediakan kebutuhan dasar bagi rakyat," katanya. "Apabila jumlah kasus meningkat, maka kita harus melakukan penyesuaian dengan cepat."

Indonesia pada umumnya enggan memberlakukan lockdown seperti yang diberlakukan negara-negara tetangga dan India, karena ingin menjaga ekonomi terbesar di Asia Tenggara.

Sebagai gantinya, Indonesia mengambil kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro yang menarget wilayah-wilayah yang dianggap "zona merah" karena infeksi yang tinggi. [vm/jm]

Lihat komentar (2)

Recommended

XS
SM
MD
LG