Tautan-tautan Akses

Menhan Amerika Kunjungi Israel


PM Israel Benjamin Netanyahu (kanan) menyambut Menhan AS James Mattis di Yerusalem, 21 April 2017. (Jonathan Ernst/Pool via AP)
PM Israel Benjamin Netanyahu (kanan) menyambut Menhan AS James Mattis di Yerusalem, 21 April 2017. (Jonathan Ernst/Pool via AP)

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan ‘bangsa Israel merasa ada perubahan besar’ di Amerika ketika menyambut Menteri Pertahanan Amerika Jim Mattis tiba di Yerusalem hari Jumat (21/4). Kunjungan itu merupakan yang pertama ke Israel oleh seorang menteri kabinet pemerintahan baru Trump.

“Saya pikir ini suatu perubahan yang disambut baik, perubahan strategis dalam pimpinan Amerika dan kebijakan Amerika,” kata Netanyahu.

Setelah melakukan pembicaraan dengan menteri pertahanan Israel Avigdor Lieberman di Tel Aviv, Mattis mengadakan pertemuan dengan Netanyahu dan Presiden Reuven Rivlin. Lieberman memuji ‘pandangan kuat dan tegas Mattis’ mengenai Korea Utara, Suriah dan Iran. Mattis mengatakan Amerika dan Israel mempunyai musuh yang sama militan Islamis dan berjanji akan melakukan apa saja yang dapat dilakukan untuk mencapai perdamaian.

Itu termasuk mengalahkan negara Islam dan mengkonfrontir kegiatan Iran yang oleh Mattis dikatakan terus mengancam Israel bersama tetangganya dengan misil balistik, lewat kegiatan maritimnya dan lewat perpanjangan tangannya seperti organisasi teroris Hizbullah yang membantu presiden Suriah Bashar al-Assad bertahan pada kekuasaan.

Mattis mengatakan “saya pikir kita penting mengingatkan diri sendiri jika orang baik tidak bersatu maka orang jahat dapat berbuat banyak untuk merusak dunia ini. Kita bertekad mencegah itu dan berbuat apa yang perlu untuk dapat meneruskan perdamaian dan kebebasan kepada generasi berikutnya”. (my/al)

XS
SM
MD
LG