Tautan-tautan Akses

AS

Mengurai Kerumitan Sistem Perpajakan Amerika

  • Jim Randle

Anggota Kongres Kevin Brady, yang juga ketua Komisi "Ways and Means" di DPR dalam sebuah wawancara mengenai reformasi pajak di Washington, DC, 19 Juli 2017. Komite "Ways and Means" bertugas mengusulkan berbagai cara untuk menaikkan pendapatan negara. (Foto:Dok)

Hampir seluruh pembayar pajar Amerika mengatakan undang-undang pajak negara ini rumit dan membingungkan. Partai Republik mengusulkan rencana sistem perpajakan baru yang menurut mereka lebih jelas, lebih adil dan bermanfaat. Namun kritikus mengatakan rencana pajak yang memotong pajak dari orang kaya akan menaikkan jumlah hutang Amerika.

Orang Amerika menghabiskan waktu kira-kira 8,9 miliar jam untuk mengisi formulir pajak. Jutaan orang mempekerjakan konsultan pajak untuk menguraikan peraturan bunga hipotek, keuntungan dan kerugian dari penjualan saham,

Pakar dari Brookings Institution, Vanessa Williamson mengatakan perhitungan perpajakan di Amerika rumit.

"Secara nasional, kita memiliki pajak penghasilan federal dan ini adalah pajak progresif yang lebih menyasar pada kelompok warga berpenghasilan tinggi, tapi kita juga memiliki pajak penjualan yang dikenakan di tingkat negara bagian dan lokal,” kata Williamson. “Kita memiliki pajak properti (tanah dan bangunan) di tingkat lokal, dan pajak penghasilan untuk membayar pensiun hari tua dan perawatan kesehatan yang dipungut dari gaji kita juga," ujar Willamson menambahkan.

Masih banyak yang harus dikerjakan dengan banyak perdebatan mengenai "pemotongan" yang mengurangi jumlah penghasilan yang bisa dikenakan pajak. Jika pabrik membayar pembelian bahan baku, atau seseorang memberikan donasi untuk amal, atau membayar pajak negara bagian, jumlah yang dibayarkan tidak bisa digolongkan sebagai penghasilan yang dikenakan pajak. Hal ini penting karena pajak penghasilan mengambil persentase dari penghasilan kita.

Rencana Partai Republik akan menurunkan jumlah potongan dalam pajak bisnis, namun mengambil persentase yang lebih kecil dari penghasilan bisnis. Banyak orang melihat tingkat pajak yang lebih kecil, daftar isian yang lebih sedikit dan sederhana dalam rencana yang diusulkan Partai Republik akan melindungi beberapa penghasilan dari kewajiban membayar pajak.

"Ini adalah rencana yang membuat yang kaya bertambah kaya sementara mempertahankan kelas menengah," kata Nancy Pelosi, Ketua Fraksi Demokrat di DPR.

Sementara Fraksi Republik mengatakan, mereka yakin dapat meloloskan RUU perubahan pajak, para pengkritik mengatakan rencananya itu tidak akan banyak gunanya untuk menutupi kekurangan pemasukan negara dari pajak, sehingga menambah hutang negara yang sudah luar biasa besar.

"Kami sudah lebih dekat dari sebelumnya untuk menyelesaikan apa yang kami mulai untuk rakyat Amerika, bagi pekerja kelas menengah dan keluarganya serta pekerja biasa yang bergelut untuk bisa bertahan hidup," kata Kevin Brady, anggota Kongres dari Partai Republik. [ps/al]

Opini Anda

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG