Tautan-tautan Akses

AS

Medsos Bantu Pasangan Inggris Temukan Cincin Pertunangan yang Hilang


Cincin pertunangan yang berupa sebuah cincin emas sederhana berhiaskan batu safir dan berlian, yang ditawarkan oleh Napoleon Bonaparte kepada calon Wanita Kaisar, Josephine de Beauharnais diperagakan di balai lelang Osenat di Paris, 14 Maret 2013 (foto: Reuters)

Bagi banyak pengunjung, Times Square di New York adalah tempat yang wajib dikunjungi. Tapi bagi seorang pria Inggris, Times Square menjadi awal kekacauan lamaran pernikahan. Alih-alih jadi peristiwa romantis, pria itu kehilangan cincin pertunangan berlian untuk kekasihnya karena jatuh ke sela-sela selokan.

Namun tidak perlu khawatir, berkat kekuatan internet, kisah ini berakhir bahagia.

John Drennan berlutut dan melamar perempuan yang telah menjadi kekasihnya selama 10 tahun, Daniella Anthony, untuk menikahinya di Central Park New York. Daniella mengiyakan.

Namun ukuran cincin pertunangannya tidak pas, demikian kata pasangan tersebut kepada BBC, seperti dilaporkan kantor berita AFP.

“Saya mencoba mengatakan kepada John ukuran cincinnya terlalu besar, namun ia bersikeras agar saya mengenakannya,” ujar Anthony.

Saat pasangan ini berjalan melintasi Times Square tak lama kemudian, cincin berlian yang berkilau ini jatuh ke sela-sela selokan.

“Kami tengah berjalan kembali ke hotel. Saya masih dapat membayangkang cincin tersebut. Terpantul sekali …. terpantul kedua kalinya dan kemudian cincin itu hilang,” ujar Drennan.

Kemudian datanglah kekuatan internet

Pasangan itu kemudian menghubungi polisi, yang membuka penutup selokan dan berusaha untuk mencarinya selama berjam-jam. Upaya tersebut tidak membuahkan hasil. Jadi Drennan dan Anthony pulang ke rumah mereka dan berencana untuk membeli cincin baru penggantinya.

Namun sementara itu, Kepolisian New York telah menemukan cincin tersebut, dan meluncurkan kampanye media sosial pada Sabtu (1/12) untuk menemukan pasangan pemilik cincin tersebut, dengan foto pasangan tersebut dan foto cincinnya.

Polisi bahkan menyempatkan untuk membersihkan cincin itu.

Dan Minggu (2/12), misteri terpecahkan.

“Pasangan yang (kini) berbahagia itu sudah kembali ke negara asalnya. Namun berkat retweet anda semua, mereka mendengar bahwa kami tengah mencari mereka! Kami mengusahakan agar mereka dapat mendapatkan cincinnya kembali. Selamat ya!” ujar Kepolisian New York lewat Twitter.

“Kami bukan pengguna aktif Twitter – kami tidak tahu hal yang terjadi. Namun kami merasa begitu bahagia,” ujar Anthony kepada BBC. [ww/fw]

XS
SM
MD
LG