Tautan-tautan Akses

AS

Massa Berkumpul di Dekat Penembakan Polisi di Portland


Polisi Portland berbaris di pusat kota Portland. Massa berkumpul di Portland pada 16 April 2021. (Foto: AP)

Massa yang marah berkerumun di sebuah taman di kota terbesar di Oregon, Jumat (16/4) setelah polisi menembak mati seorang pria setelah adanya laporan tentang seseorang yang membawa senjata, kata wakil kepala polisi Portland.

Wakil Kepala Polisi Chris Davis mengatakan kepada para wartawan bahwa seorang pria kulit putih berusia 30-an ditembak mati dan oleh polisi, yang melepaskan tembakan dengan pistol dan senjata dengan proyektil tidak mematikan.

Pria itu dinyatakan meninggal di tempat kejadian di Lents Park, yang berada di lingkungan pemukiman kota yang rindang.

Dua anggota polisi menembakkan senjata berkaliber 40mm dengan proyektil tidak mematikan, dan seorang polisi lainny – seorang anggota polisi yang telah bertugas selama delapan tahun – menembakkan senjata mematikan, kata polisi dalam sebuah pernyataan. Polisi tersebut sedang cuti administratif, dan namanya akan diumumkan pada hari Sabtu (17/4), kata pihak berwenang.

Davis tidak tahu apakah pria yang tewas itu menodongkan senjata ke petugas dan dia tidak menjelaskan berapa tembakan yang dilepaskan. Seorang saksi mata yang berbicara kepada para wartawan di tempat kejadian mengatakan pria nahas itu, yang melepas bajunya dan memblokir persimpangan jalan, tampaknya menderita sakit jiwa, seperti dilansir oleh The Oregonian/OregonLive.

Penyelidikan polisi atas insiden penembakan itu terhambat oleh “kerumunan massa yang cukup agresif” yang berkumpul di taman dalam waktu dua jam setelah penembakan. Sebagian orang dari kerumunan massa merusak garis batas polisi yang dipasang untuk menjauhkan orang-orang selagi dilakukan penyelidikan, kata Davis. [lt/ah]

Lihat komentar

XS
SM
MD
LG