Tautan-tautan Akses

Mantan Panglima Militer Serbia Dinyatakan Bersalah Lakukan Genosida


Mantan panglima militer Serbia Ratko Mladic berteriak-teriak marah saat dinyatakan bersalah atas kejahatan genosida hari Rabu (22/11).

Mahkamah kejahatan perang di Yugoslavia yang dibentuk PBB Rabu (22/11) menetapkan bahwa mantan panglima militer Serbia Ratko Mladic bersalah dan melakukan genosida, kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan selama berlangsung konflik di bekas Yugoslavia selama tahun 1990-an.

Peradilan menyatakan Mladic bersalah atas 10 dari ke 11 butir tuduhan, termasuk eksekusi, pembantaian, pembunuhan, deportasi, teror, dan serangan tidak sah terhadap warga sipil. Dia dijatuhi hukuman penjara seumur hidup.

“Kejahatan yang dilakukan merupakan paling kejam terhadap manusia, termasuk genosida dan pembantaian,” kata hakim Alphons Orie ketika membacakan keputusannya.

Pengadilan mengatakan, Mladic bermaksud menghilangkan penduduk Muslim Bosnia di Srebenica dan di Sarajevo serta secara pribadi memimpin kampanye penembakan meriam dan penembakan yang dimaksudkan untuk menyebarkan teror serta melakukan pembunuhan terhadap warga sipil.

Pengadilan juga mengutip ungkapannya untuk berkomitmen menciptakan sebuah republik Bosnia Serbia yang secara etnis hanya terdiri dari warga Serbia.

Mladic tampil di ruang peradilan, tetapi tidak hadir ketika Orie membacakan keputusannya. Dia minta ijin ke kamar kecil ketika sidang berlangsung, dan ini berlangsung sampai 45 menit. Ketika sidang dilanjutkan, pengacaranya mengatakan, tekanan darah Mladic sangat tinggi dan minta hakim menghentikan pembacaan keputusan atau langsung membacakan keputusan peradilan.

Orie mengatakan sidang akan dilanjutkan sesuai rencana, dan saat itu Mladic mulai berteriak sampai dia diperintahkan untuk keluar dari peradilan. [jm]

Opini Anda

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG