Tautan-tautan Akses

AS

Mantan Mitra Kampanye Trump Mengaku Bersalah dalam Penyelidikan Rusia


Rick Gates, mantan anggota kubu kampanye pemilihan Presiden Donald Trump pada 2016.

Rick Gates, mantan anggota kubu kampanye pemilihan Presiden Donald Trump pada 2016, mengaku bersalah hari Jumat (23/2) atas persekongkolan yang merugikan negara dan tuduhan berbohong terkait penyelidikan Penyelidik Khusus Robert Mueller mengenai campur tangan Rusia dalam pemilihan.

Gates bisa diancam hukuman 57 sampai 71 bulan penjara, namun jaksa bisa meminta hukuman lebih rendah berdasarkan kerja samanya, kata Hakim Federal Amy Jackson.

Gates adalah mantan anggota ketiga kubu kampanye Trump yang mengaku bersalah atas tuntutan pidana dan setuju untuk bekerja sama dengan penyelidik Mueller mengenai apakah ada kolusi antara tim Trump dan Rusia dalam pemilihan 2016.

Mantan penasihat keamanan nasional Michael Flynn dan mantan penasihat strategi kebijakan luar negeri George Papadopoulos tahun lalu mengaku bersalah telah berbohong kepada FBI mengenai interaksi mereka dengan pejabat Rusia.

Hari Jumat sore, setelah Gates didakwa, mantan manajer kampanye Trump Paul Manafort merilis sebuah pernyataan melalui Twitter.

Manafort berkata, "Tanpa menentang pengakuan Rick Gates hari ini, saya terus mempertahankan saya tidak bersalah, saya berharap dan menduga rekan bisnis saya memiliki kekuatan untuk melanjutkan perjuangan guna membuktikan ketidakbersalahan kami. Karena alasan yang belum muncul, dia memilih untuk melakukan yang lain. Ini tidak mengubah komitmen saya untuk membela diri terhadap tuduhan menumpuk yang tidak benar yang terkandung dalam dakwaan terhadap saya." [as/al]

XS
SM
MD
LG