Tautan-tautan Akses

Manfaat Kesehatan dalam Tiga Cangkir Kopi Sehari


Secangkir kopi disajikan di sebuah kedai kopi di Caracas,Venezuela, 26 Februari 2015. (Foto:Dok)

Bagi penikmat kopi, minuman berkafein ini ternyata tidak sekedar mengusir kantuk. Para ilmuwan mengatakan, Rabu (22/11), orang-orang yang mengonsumsi tiga hingga empat cangkir kopi sehari akan lebih cenderung mendapat banyak manfaat kesehatan, ketimbang kerugian. Dibandingkan mereka yang tidak minum kopi sama sekali, penggemar kopi memiliki risiko kematian dini dan penyakit jantung lainnya yang lebih rendah.

Kopi adalah salah satu minuman yang paling banyak dikonsumsi di dunia. Untuk lebih memahami efek kopi pada kesehatan, Robin Poole, seorang spesialis kesehatan masyarakat dari Universitas Southampton di Inggris, mempin sebuah tim penelitian dalam sebuah kajian 201 studi berbasis penelitian observasi dan 17 studi berdasarkan percobaan klinis di seluruh negara dan dalam berbagai kondisi.

Kajian tersebut memberikan kesimpulan yang jelas dari berbagai macam penelitian terhadap “Kebiasaan minum kopi terlihat aman dalam pola konsumsi yang norma,” kata tim Pool menyimpulkan penelitian mereka dan diterbitkan di BMJ British medical journal pada Rabu.

Minum kopi secara konsisten dihubungkan dengan risiko kematian yang lebih rendah akibat berbagai hal dan dari penyakit jantung. Penurunan risiko kematian dini terbesar, terjadi pada kelompok orang yang rutin mengonsumsi tiga cangkir kopi sehari dibandingkan dengan mereka yang tidak minum kopi sama sekali.

Minum lebih dari tiga gelas sehari tidak merugikan kesehatan, namun manfaatnya juga tidak banyak diumumkan.

Kopi juga dihubungkan dengan risiko yang lebih rendah untuk terkena beberapa jenis kanker, termasuk kanker prostat, endometrial, kulit dan hati serta penyakit lain seperti diabetes tipe 2, batu empedu dan asam urat, menurut para peneliti. Manfaat terbesar terlihat untuk mereka yang memiliki kondisi seperti pengerasan atau sirosis hati.

Tim Poole mencatat karena kajian mereka mencakup lebih banyak data observasi, tidak ada kesimpulan kuat mengenai penyebab dan dampaknya. Namun penemuan mereka mendukung kajian-kajian dan penelitian mengenai konsumsi kopi. [fw/au]

Opini Anda

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG