Tautan-tautan Akses

AS

MA AS Blokir Pertanyaan tentang Kewarganegaraan dalam Sensus Mendatang


Gedung Mahkamah Agung AS di Washington.

Presiden Amerika Donald Trump telah menyampaikan tanggapan terhadap keputusan Mahkamah Agung yang memblokir upaya pemerintahnya untuk menambahkan pertanyaan tentang kewarganegaraan dalam sensus mendatang. Trump mengatakan ia telah meminta tim kuasa hukumnya jika ada cara untuk menangguhkan sensus secara nasional itu.

Dalam sebuah cuitan, beberapa jam setelah Mahkamah Agung mengumumkan keputusan itu, Trump mengatakan “kelihatannya benar-benar konyol” ketika pemerintah tidak dapat menanyai warganya tentang kewarganegaraan mereka dalam sensus, yang dilakukan setiap sepuluh tahun sekali.

Mahkamah Agung memutuskan bahwa penjelasan pemerintah tentang perlunya pertanyaan soal kewarganegaraan itu karena ingin lebih menegakkan Undang-Undang Hak Pilih, “lebih merupakan kendala” dibanding pengalihan.

Mereka yang menentang pertanyaan tentang kewarganegaraan itu mengatakan hal itu akan mengintimidasi non-warganegara Amerika untuk tidak memberi keterangan dalam sensus, yang pada akhirnya akan membuat mereka kurang terwakili di Kongres.

Hakim Ketua John Roberts ikut mendukung hakim liberal lain di Mahkamah Agung itu dengan putusan 5 banding 4. [em/pp]

XS
SM
MD
LG