Tautan-tautan Akses

AS

MA Amerika: Jaksa di NY Bisa Peroleh Catatan Keuangan Trump


Ketua Mahkamah Agung AS, John Roberts

Mahkamah Agung Amerika Kamis (9/7) memutuskan bahwa jaksa penuntut di New York dapat memperoleh catatan keuangan yang disimpan ketat oleh Presiden Donald Trump, tetapi dalam kasus terpisah, mengatakan bahwa akuntan dan bank Trump dapat menahannya dari para penyelidik Kongres sampai pengadilan yang lebih rendah memutuskan masalah tersebut.

Putusan yang dianggap membingungkan itu merupakan kekalahan parsial bagi Trump, yang selama bertahun-tahun dengan gigih menyembunyikan catatan keuangannya dari pengawasan Kongres dan publik.

Pemungutan suara dalam kedua keputusan itu adalah 7 banding 2, di mana Ketua Mahkamah Agung John Roberts dan dua hakim agung yang ditunjuk Trump – Neil Gorsuch dan Brett Kavanaugh – bergabung dengan suara mayoritas.

“Dua ratus tahun yang lalu, seorang ahli hukum besar dari Mahkamah kita menetapkan bahwa tidak ada warga negara, bahkan Presiden, yang secara kategoris terbebas dari kewajiban untuk menyodorkan bukti ketika dipanggil dalam proses pidana,” tulis Hakim Agung Roberts dalam kasus pertama yang dikenal sebagai Trump versus Vance.

Keputusan yang sangat dinanti-nantikan yang disampaikan pada hari terakhir masa tugas Mahkamah Agung ini, memiliki implikasi hukum dan politik yang luas dalam suasana politik masa kini. Keputusan itu berarti bahwa penyelidik Kongres tidak akan dapat melihat dokumen pajak dan catatan keuangan Trump, sambil mereka terus menyelidikinya menjelang pemilihan presiden 3 November. [lt/ii]

XS
SM
MD
LG