Tautan-tautan Akses

AS

Lighthouse, Penampungan Para Pencari Suaka AS di New Jersey


Lighthouse, yang dikelola oleh organisasi "First Friends", menampung para pencari suaka yang ingin tinggal di Amerika (foto: ilustrasi).

Amerika menawarkan suaka atau perlindungan kepada orang-orang yang terpaksa melarikan diri dari negara mereka akibat persekusi karena ras, agama, kebangsaan, atau opini politik. Di New Jersey, seorang pencari suaka menunggu keputusan mengenai statusnya di sebuah penampungan yang disebut Lighthouse.

Mohamed Gaber adalah satu dari lima imigran tanpa dokumen imigrasi yang tinggal di rumah penampungan penunggu suaka di New Jersey. Kelima orang tersebut mencari suaka di Amerika.

Di rumah itu, semua orang melakukan tugas kebersihan, masak, dan bekerja untuk membayar biaya pengadilan, sementara kasus mereka masih diproses.

Seorang warga Mesir, Gaber baru saja dibebaskan dari tahanan imigrasi pada bulan Oktober.

"Saya ingin tetap di sini dengan damai. Damai di dalam hati ... Itu saja, saya merasa damai di sini, di Amerika," tuturnya.

Gaber pertama kali meminta suaka di Amerika pada tahun 2015 dengan mengklaim bahwa keluarga istrinya mengancam akan membunuhnya, setelah dia selingkuh. Permohonannya ditolak dan dia dengan sukarela kembali ke Mesir. Pada bulan Februari tahun ini, dia kembali. Dia mengatakan, dia disiksa dan diserang di Mesir setelah tetangganya mengetahui bahwa dia menjalin hubungan dengan wanita transgender.

"Mereka menangkap saya dan membawa saya ke kantor polisi. Mereka mencambuk saya di sana. Mereka memukuli saya. Saya tidak tahu ... Setelah itu, mereka memukuli saya lagi. Saya terjatuh dan saya tidak merasakan apa-apa, seperti tidur nyenyak, saya tidak tahu, seperti koma," imbuh Gaber.

Gaber berhasil lolos. Mengumpulkan sedikit barang, paspor, dan uang, dia langsung ke AS. Di bandara, dia meminta suaka. Dia dibawa ke Pusat Penahanan Elizabeth di New Jersey di mana dia ditahan selama hampir sembilan bulan.

"Saya datang ke sini dan saya bilang: jika saya tetap tinggal di penjara di sini, itu bagus untuk saya,” katanya.

Lighthouse dikelola oleh First Friends, sebuah kelompok pendukung imigran, yang juga membantu penduduk mendapatkan perumahan dan pekerjaan. Seperti penduduk di sini, warga asing dari negara manapun dapat mengajukan klaim suaka tidak soal status imigrasinya. Pencari suaka harus membuktikan bahwa mereka memiliki "ketakutan yang kredibel" untuk kembali ke negara asalnya.

Gaber sekarang telah meninggalkan Lighthouse, dia telah mendapat suaka. [ps/ds]

XS
SM
MD
LG