Tautan-tautan Akses

Lelaki Palestina Tewas dalam Penggerebekan Militer Israel di Tepi Barat


Para pelayat, termasuk kerabat, bereaksi saat pemakaman seorang pemuda Palestina Omar Mana yang tewas ditembak pasikan Israel, di Tepi Barat yang diduduki Israel, 5 Desember 2022. (Foto: REUTERS/Mussa Qawasma)
Para pelayat, termasuk kerabat, bereaksi saat pemakaman seorang pemuda Palestina Omar Mana yang tewas ditembak pasikan Israel, di Tepi Barat yang diduduki Israel, 5 Desember 2022. (Foto: REUTERS/Mussa Qawasma)

Para pejabat kesehatan Palestina mengatakan seorang lelaki Palestina tewas akibat tembakan Israel dalam penggerebekan militer di wilayah pendudukan Tepi Barat pada Senin (5/12).

Ini adalah kematian terbaru dari gelombang kekerasan yang belakangan ini terjadi di wilayah tersebut. Militer Israel melakukan penggerebekan harian di Tepi Barat sejak musim semi ini.

Kantor berita resmi Palestina Wafa mengatakan tentara memasuki kamp pengungsi Deheishe di dekat kota Betlehem pada Senin, memicu bentrokan dengan sekelompok warga. Tentara kemudian menembakkan gas air mata dan melepaskan tembakan ke arah kerumunan, kata Wafa.

Menurut kantor berita itu, Omar Manaa, 22, tewas, sementara enam orang Palestina lainnya cedera. Empat orang lainnya ditangkap.

Belum ada komentar langsung dari Israel.

Ketegangan Israel-Palestina yang meningkat telah membuat 2022 menjadi tahun dengan paling banyak korban tewas di Tepi Barat dan Yerusalem Timur dalam konflik berkepanjangan sejak 2006. Eskalasi lebih lanjut kemungkinan besar akan terjadi, sementara pemerintahan paling relijius dan berhaluan kanan dalam sejarah Israel siap berkuasa dalam beberapa pekan mendatang, dengan mantan PM Benjamin Netanyahu kembali berkuasa.

Lebih dari 140 orang Palestina telah tewas dalam pertempuran Israel-Palestina tahun ini. Militer Israel mengatakan sebagian besar warga Palestina yang tewas adalah militan. Namun, para pemuda pelempar batu, yang memprotes penggerebekan tentara Israel, dan mereka yang tidak terlibat dalam konfrontasi juga terbunuh.

Pelajar Palestina lari dari gas air mata saat mereka bentrok dengan pasukan keamanan Israel di pintu masuk utara ke kota Ramallah, Tepi Barat, 6 Agustus 2022. (Foto: AFP/Abbas Momani)
Pelajar Palestina lari dari gas air mata saat mereka bentrok dengan pasukan keamanan Israel di pintu masuk utara ke kota Ramallah, Tepi Barat, 6 Agustus 2022. (Foto: AFP/Abbas Momani)

Penembakan maut yang terjadi pada Senin terjadi di tengah aksi penggerebekan berbulan-bulan Israel di Tepi Barat, yang didorong oleh serangkaian serangan Palestina terhadap Israel pada musim semi yang menewaskan 19 orang.

Militer mengatakan penggerebekan itu dimaksudkan untuk membongkar jaringan militan dan mencegah serangan mendatang, tetapi warga Palestina menyatakan aksi itu memperkuat pendudukan Israel yang telah memasuki tahun ke-56. Gelombang serangan warga Palestina terhadap target-target Israel belakangan ini telah menewaskan sembilan orang. [uh/lt]

Forum

XS
SM
MD
LG