Tautan-tautan Akses

AS

KTT 'Perempuan Paling Berpengaruh' Bahas Transformasi Digital dan Inovasi


PM Kanada Justin Trudeau, dan istrinya Sophie Trudeau (kiri) bersama Ivanka Trump menghadiri KTT Perempuan Paling Berpengaruh atau Fortune Most Powerful Women Summit di Washington DC.

Untuk tahun ke 19, Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Perempuan Paling Berpengaruh atau Fortune Most Powerful Women Summit mempertemukan para pemimpin perempuan dari berbagai industri untuk membicarakan peluang dan kesulitan bagi perusahaan yang ingin tumbuh dalam lingkungan bisnis yang serba cepat.

Transformasi digital dan inovasi dalam iklim yang cepat berubah adalah topik utama yang dibahas dalam KTT Perempuan Paling Berpengaruh tahun ini.

Julie Sweet, perempuan nomor 38 dalam daftar wanita paling berpengaruh di Fortune, berbicara tentang bagaimana mengubah sebuah tantangan menjadi peluang bagi wanita.

"Sekarang ini ada kesempatan terbaik untuk benar-benar mencapai kesetaraan gender dan keragaman yang berasal dari tekanan untuk melakukan pembaruan dan untuk berubah. Jadi bagi wanita, saya pikir tantangannya adalah bagaimana saya bisa belajar secara berkesinambungan? Dan bagaimana saya memanfaatkan fokus pada inovasi ini dan dengan nilai-nilai yang ditegakkan saat kita memiliki gagasan yang berbeda?," ujar Julie.

Untuk berinovasi dalam industri apapun, penting untuk menggabungkan pemikiran akademis yang mutakhir dan juga pengembangan produk konsumen, kata seorang peserta, Yoky Matsuoka.

"Ketika saya menjadi profesor, saya pikir inovasi adalah yang utama; Jika kita memiliki ide bagus, kita bisa mengubah dunia dengan cepat. Ternyata dalam industri yang saya pelajari, sebuah gagasan hanyalah 0,01 persen. Sisanya 99,99% adalah pelaksanaannya dan 99,99% itu ada di dalam mengembangkan solusi yang benar-benar membuat orang mengatakan bahwa saya harus membelinya," ungkap Yoky Matsuoka.

Atau terkadang menerima sebuah ide tertentu. Sebagai contoh, CEO Citigroup Amerika Latin, Jane Fraser mengatakan mereka secara inovatif mencitrakan usaha mereka sebagai "teknologi untuk integritas" dalam rangka memerangi korupsi.

"Kami ingin memastikan bahwa praktik pencucian uang, korupsi atau hal-hal lain bisa dilawan dengan tepat dan ada banyak teknologi dan kemampuan baru di luar sana yang dapat mendorong transparansi," kata Jane.

Stacey Cunningham dari New York Stock Exchange setuju.

"Tidak hanya satu hal yang harus kita lakukan untuk mendorong perubahan, tetapi perubahan benar-benar merupakan kesempatan dan menjelaskan bahwa ada sebuah peluang dalam perubahan itu sendiri, dan saya berpendapat, itu adalah langkah penting. Saya pikir kita harus transparan tentang apa yang kita upayakan dan apa yang ingin kita capai," paparnya.

Berbagi gagasan semacam itu dengan wanita lain merupakan prioritas utama dalam konferensi tahunan ini.

"Ini merupakan hari-hari paling berharga dalam kalender saya di mana saya bertemu dengan orang-orang dari semua industri yang berbeda, perusahaan yang berbeda. Kami semua melakukan perjalanan bersama, kami mengenal pengalaman masing-masing, dan kami ada di sini untuk saling membantu membangun dan menciptakan lebih banyak kesuksesan,” tukas Wendy.

Sebagai peserta yang sudah lama mengikuti KTT ini, Wendy Clark juga mengatakan wanita yang hadir disini merasakan persaudaraan sejati satu sama lain. [ps/jm]

XS
SM
MD
LG