Tautan-tautan Akses

AS

Krisis Hubungan Penasihat Trump Dengan Rusia


Michael Flynn, penasihat keamanan nasional AS tiba di konferensi pers di Gedung Putih (13/2). (AP/Evan Vucci)

Kremlin mengatakan laporan media berita Amerika tentang kaitan antara intelijen Rusia dengan kubu kampanye pemilihan Trump tidak berdasar.

Kasus hubungan antara penasihat Presiden AS Donald Trump dengan Rusia semakin mendalam karena bertambah banyak anggota Kongres yang separtai dengan Trump menuntut Kongres menyelidiki kasus itu.

Pemerintahan Trump menawarkan jabatan penasihat keamanan nasional kepada Laksamana Madya Robert Harward namun belum jelas apakah ia menerimanya.

Penasihat sebelumnya, Michael Flynn, diminta mundur karena dianggap memberikan informasi yang menyesatkan kepada Wakil Presiden Mike Pence mengenai pembicaraannya lewat telepon dengan duta besar Rusia untuk AS Desember lalu.

Flynn awalnya mengklaim tidak berbicara dengan dubes itu tentang sanksi terhadap Rusia. Tetapi pada bulan Januari Departemen Kehakiman mengatakan bahwa Flynn melakukan hal itu, dan diperkirakan ada lebih banyak hal terselubung yang tidak diungkapkan.

Sementara itu, Kremlin mengatakan laporan media berita Amerika tentang kaitan antara intelijen Rusia dengan kubu kampanye pemilihan Trump tidak berdasar.

Rusia juga mengatakan tidak akan mengembalikan Krimea kepada Ukraina atau membahas soal itu dengan mitra-mitra asing. Rusia mengeluarkan keterangan ini setelah Gedung Putih mengatakan Trump berharap semenanjung yang terletak di Laut Hitam itu dipulangkan kepada Ukraina. [my/al]

XS
SM
MD
LG