Tautan-tautan Akses

Kremlin Mungkin akan Batasi Media yang Didanai AS


Logo Radio Free Europe/Radio Liberty terlihat di samping bendera Amerika di markas stasiun radio yang didanai Amerika di pusat kota Praha, Cekoslovakia, 5 Oktober 2005.(File:Dok)

Kremlin memperingatkan akan melakukan pembatasan terhadap operasi Radio Free Europe dan Radio Liberty, RFE/RL, di Rusia jika Washington memberlakukan hal yang sama terhadap media Rusia di Amerika.Kedua stasiun radio menerima pendanaan dari Amerika Serikat.

"Kegiatan organisasi-organisasi anda mungkin akan dikenai pembatasan sesuai dengan undang-undang Federasi Rusia,” demikian dikatakan dalam surat kepada Current Time, jaringan televisi berbahasa Rusia RFE/RL yang dikelola bersama Voice of America.

Tiga badan penyiaran RFE/RL lain --Radio Svoboda, Siaran Bahasa Rusia RFE/RL; Siaran Bahasa Tatar-Baskkir Idel Realii; dan seksi Krimea Siaran Bahasa Ukraina – juga menerima surat itu, yang tidak menjelaskan langkah apa yang akan diambil.

Lembaga penegak hukum Amerika telah mengawasi operasi setidaknya dua media Rusia, yaitu saluran televisi satelit RT dan situs web berita Sputnik.

Didanai pemerintah Rusia, RT dituduh dalam laporan intelijen Amerika sebagai salah satu saluran yang digunakan pemerintah Rusia dalam upaya mempengaruhi pemilihan presiden Amerika tahun 2016. Moscow menolak keras tuduhan itu.

Sejak itu seruan makin kuat di Washington untuk mencantumkan RT dan Sputnik dalam registrasi sesuai undang-undang berumur 79 tahun yang awalnya bertujuan membatasi propaganda NAZI Jerman. Dalam era Soviet, beberapa media berbahasa Rusia, termasuk surat kabar Pravda dan kantor berita TASS dinyatakan sebagai agen asing.

Menurut laporan, Kementerian Kehakiman ingin agar staf RT dan Sputnik dimasukkan dalam registrasi sebagai agen asing. Belum ada komentar dari para pejabat Kementerian Kehakiman. [ds]

XS
SM
MD
LG