Tautan-tautan Akses

Korsel Longgarkan Pembatasan Jarak Sosial


Seorang pekerja medis yang mengenakan APD beristirahat sambil menunggu ambulans yang membawa pasien yang terinfeksi virus corona di pintu masuk rumah sakit di Daegu pada 23 Februari 2020. (Foto: AFP)

Korea Selatan pada hari Minggu (13/9) melonggarkan pembatasan sosial skala besar (PSBB) di Seoul selama dua minggu ke depan. Kantor berita Reuters melaporkan pemerintah telah mencabut larangan makan di tempat setelah jam 9 malam. meskipun masih mewajibkan restoran, dan kafe untuk membatasi tempat duduk, mencatat nama, dan detail kontak pelanggan.

Fasilitas rekreasi, seperti gym dan kafe internet juga diizinkan untuk dibuka kembali. Sementara pertemuan di dalam ruangan dibatasi hingga 50 orang dan pertemuan di luar ruangan hingga 100, namun acara olahraga Masih dilarang untuk dihadiri secara langsung.

Otoritas kesehatan mengatakan pelonggaran pembatasan sosial akan berkontribusi pada pembukaan kembali ekonomi. Namun, aturan ketat lainnya akan kembali diberlakukan di musim liburan Chuseok.

"Setelah peninjauan menyeluruh atas situasi baru-baru ini, dan pendapat para ahli, pemerintah bermaksud untuk menyesuaikan jarak sosial ke fase dua di wilayah Seoul selama dua minggu," Perdana Menteri Chung Sye-kyun mengatakan pada pertemuan pejabat pemerintah yang disiarkan televisi.

Jumlah infeksi di Korea Selatan terus turun ke level 100-an setelah pemerintah memberlakukan pembatasan jarak sosial yang belum pernah terjadi sebelumnya pada akhir Agustus, tetapi kasus corona sempat melonjak minggu lalu.

"Jumlah infeksi harian masih belum turun menjadi dua digit, dan ini belum menjadi situasi di mana tindakan dapat dikurangi secara signifikan, karena satu dari empat jalur penularan tidak dapat dilacak," kata Chung.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea (KCDC) melaporkan 121 kasus baru infeksi virus corona pada tengah malam pada Sabtu (12/9), menjadikan total infeksi menjadi 22.176, dengan 358 kematian. [ah]

XS
SM
MD
LG