Pihak berwenang mengatakan jumlah korban tewas Taifun Phanfone yang melanda Filipina pada Hari Natal bertambah menjadi 28 dan diperkirakan akan bertambah.
Taifun Phanfone dengan angin berkecepatan mencapai 200 kilometer per jam, melanda desa-desa terpencil dan tempat-tempat wisata populer di bagian tengah Filipina. Taifun juga menerbangkan atap-atap rumah dan merubuhkan tiang-tiang listrik ketika melanda Filipina tengah pada Rabu (25/12).
Pihak berwenang, Jumat (27/12), membenarkan 28 orang meninggal, naik dari 16 pada Kamis (26/12) seiring dengan mulai masuknya informasi dari daerah-daerah yang paling parah terdampak. Internet dan jaringan telepon sempat terputus di daerah-daerah tersebut.
“Ada kemungkinan jumlah korban tewas akan bertambah. Kami berharap sebaliknya,” kata Mark Timbal, juru bicara Badan Penanggulangan Bencana Nasional kepada AFP.
Dia mengatakan setidaknya 12 orang masih hilang. [jm/ft]