Tautan-tautan Akses

Komunitas Muslim di AS Bantu Penuhi Kebutuhan Pokok Warga Terdampak Corona


Bantuan persediaan pangan bagi keluarga yang membutuhkan oleh masjid Adams Center di Virginia. Bantuan diberikan kepada siapa saja baik muslim maupun non-Muslim. (Foto: VOA)

Kesulitan ekonomi akibat pandemi Covid-19 banyak menimpa keluarga di dunia, tak terkecuali di Amerika. Banyak organisasi yang secara langsung memberikan bantuan kepada masyarakat, diantaranya Adams Center, masjid dan salah satu pusat komunitas muslim terbesar di area sekitar Washington DC, berlokasi di kota Sterling negara bagian Virginia.

“Jadi target kami adalah melayani lebih dari 1.200 atau 1.500 keluarga saat ini. Kami sudah mulai melakukannya sejak siang hari. Jadi pertama-tama kami mendistribusikan melalui berbagai organisasi di daerah ini, masjid yang berbeda, gereja juga. Dan kami membagikan paket dalam jumlah besar," kata Syed Ashraf, pengurus di Adams Center.

"Mereka datang dengan truk dan kami memuat truk mereka berdasarkan apa yang mereka butuhkan. Setelah jam 3 sore, kami membukanya untuk masyarakat umum. Dan itu untuk segala komunitas. Komunitas Muslim, komunitas Hispanik, dan komunitas mana pun yang membutuhkan bantuan di masa pandemi ini," lanjutnya.

Donasi datang dari berbagai organisasi swasta dan masyarakat yang ingin berbagi. Dimana bantuan tersebut disalurkan oleh Adams Center secara rutin sejak pusat komunitas muslim ini berdiri pada tahun 1983.

Ilustrasi. Hazim Macky mengambil makan berbuka puasa dari Mohamed Saleem yang disiapkan untuk masyarakat di luar Asosiasi Muslim Puget Sound pada hari pertama Ramadan di tengah wabah corona di Redmond, Washington, AS, 24 April 2020. (Foto: Reuters/Lindsey)
Ilustrasi. Hazim Macky mengambil makan berbuka puasa dari Mohamed Saleem yang disiapkan untuk masyarakat di luar Asosiasi Muslim Puget Sound pada hari pertama Ramadan di tengah wabah corona di Redmond, Washington, AS, 24 April 2020. (Foto: Reuters/Lindsey)

“Di bulan Ramadhan yang lalu kami melayani sekitar 8.000 keluarga. Kami memberi mereka makan, dan setiap dua minggu sekali kami juga membagikan bahan makanan. Alhamdulillah semuanya berjalan dengan lancar. Kami juga berencana untuk melakukan tes Covid-19. Siapa saja bisa datang sambil berkendara dan melakukan test swab," kata pengurus Adams center lainnya, Ehsan Baig.

Sebanyak 100 sukarelawan, diantaranya remaja, bergabung dalam kegiatan ini.

“Para relawan membuat bingkisan dan kami sangat menghargainya, mereka dari gereja-gereja Mormon dan dari gereja lain. Mereka datang dan melakukan kontribusi. Kami sangat menghargai mereka semua," kata koordinator sukarelawan, Nausheen. [vg/ir]

Lihat komentar (1)

Forum ini telah ditutup.
XS
SM
MD
LG