Tautan-tautan Akses

Komisaris HAM PBB Bertemu Presiden Venezuela


Komisaris HAM PBB, Michelle Bachelet, kiri disambut Presiden Venezuela, Nicolas Maduro, sementara, ibu negara Cilia Flores mendampingi di Istana Presiden Miraflores di Caracas, Venezuela, Jumat, 21 Juni 2019 (foto: AP Photo/Ariana Cubillos)
Komisaris HAM PBB, Michelle Bachelet, kiri disambut Presiden Venezuela, Nicolas Maduro, sementara, ibu negara Cilia Flores mendampingi di Istana Presiden Miraflores di Caracas, Venezuela, Jumat, 21 Juni 2019 (foto: AP Photo/Ariana Cubillos)

Presiden Venezuela Nicolas Maduro mengatakan, ia akan secara serius menanggapi rekomendasi Komisaris HAM PBB Michelle Bachelet.

Berbicara setelah bertemu Bachelet Jumat malam, Maduro mengatakan, "Akan selalu ada kriteria yang berbeda di setiap negara, tetapi saya mengatakan kepadanya bahwa ia bisa mempercayai saya, sebagai presiden, akan menanggapi saran, rekomendasi, dan usulnya dengan serius."

Sebelumnya, pemimpin oposisi Venezuela Juan Guaido mengatakan, Bachelet akan meninggalkan dua anggota delegasi di Venezuela untuk memantau situasi hak asasi di negara itu.

Guaido mengatakan tim Bachelet akan menyelidiki isu-isu terkait kurangnya pangan dan obat di negara itu. Mereka juga akan mempelajari tuduhan bahwa pemerintah Presiden Maduro telah melanggar HAM sewaktu menindak oposisi.

Perjalanan ke Venezuela adalah yang pertama bagi Bachelet sebagai komisaris HAM PBB. Pendahulunya, Zeid Ra'ad al-Hussein, berulang kali ditolak masuk ke negara itu atas apa yang dianggapnya penolakan pemerintah untuk mengakui krisis kemanusiaan. Maduro tampaknya mengambil pendekatan yang lebih diplomatis kali ini, karena ia membebaskan 28 aktivis oposisi yang banyak dianggap sebagai tahanan politik pada malam kedatangannya.

Bachelet tiba di Venezuela atas undangan pemerintah. Kunjungannya mendahului sesi Dewan HAM PBB selama tiga pekan yang dimulai 24 Juni. [ka]

Recommended

XS
SM
MD
LG