Tautan-tautan Akses

Koalisi Pimpinan Saudi Izinkan Bantuan untuk Yaman


Dalam foto 13 April 2017, warga Yaman menunjukkan dokumen-dokumen untuk menerima ransum makanan yang disediakan oleh badan amal setempat di Sanaa, Yaman.

Koalisi pimpinan Arab Saudi yang memerangi pemberontak Houthi di Yaman mengatakan akan membuka kembali bandar udara internasional utama negara itu dan sebuah pelabuhan penting di Laut Merah, untuk penerimaan bantuan kemanusiaan.

Pembukaan kedua fasilitas akan dilakukan Kamis (23/11). Bandara di ibu kota Sanaa akan dibuka kembali untuk pesawat PBB dan pelabuhan Hodeida akan dapat menerima bantuan kemanusiaan darurat, menurut pernyataan koalisi Rabu (22/11).

Pelabuhan Salef juga akan dibuka, kata wakil juru bicara PBB, Farhan Haq, di New York mengutip informasi yang diperoleh pejabat kemanusiaan dan politik dari mitra mereka di Arab Saudi.

Koalisi mengumumkan penutupan perbatasan udara, darat, dan laut Yaman pada 6 November, dua hari setelah misil balistik yang diluncurkan dari wilayah Yaman yang dikuasai pemberontak, ditembak jatuh di ibu kota Arab Saudi, Ryadh.

PBB mengatakan jutaan warga Yaman sangat membutuhkan bantuan kemanusiaan dan bahan bakar untuk memompa air bersih.

Sekitar 7 juta orang dari 27 juta populasi Yaman, bergantung sepenuhnya pada bantuan pangan, dan 4 juta mengandalkan bantuan untuk air bersih.

Serangan udara dan pertempuran di darat telah menewaskan lebih dari 10 ribu orang dan membuat 3 juta orang mengungsi sejak koalisi campur tangan dalam pertempuran antara tentara yang setia kepada Presiden Abd-Rabbu Mansour Hadi dan pemberontak Houthi. [ds]

XS
SM
MD
LG