Tautan-tautan Akses

Ketegangan di Himalaya, China Tuntut India Tarik Pasukannya


Tentara China berjaga di puncak gunung Nathu La, antara Tibet dan negara bagian Sikkim di India bagian timur laut, 6 Juli 2006. (Foto: dok).

China mendesak India untuk menarik pasukannya dari kawasan yang disengketakan di Pegunungan Himalaya sebelum pembicaraan dapat dilangsungkan untuk menyelesaikan pertikaian selama bertahun-tahun antara dua negara bertetangga yang sama-sama memiliki senjata nuklir itu.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri China Geng Shuang mengatakan, Rabu (5/7), India harus menarik pasukannya sebagai prasyarat untuk menunjukkan kesungguhan. Pernyataan itu dikeluarkan setelah berpekan-pekan berlangsungnya aksi unjuk militer dan saling ancam antara kedua negara.

Para pejabat di kedua negara bahkan sempat mengungkapkan kemungkinan terjadinya pertumpahan darah yang lebih buruk dari sengketa perbatasan tahun 1962 yang mengakibatkan ribuan orang tewas.

Sengketa itu muncul Juni lalu, setelah China mulai membangun jalan di sebuah kawasan yang juga diklaim Buthan. Negara kerajaan kecil di Himalaya itu meminta bantuan dari sekutu lamanya India untuk menyelesaikan masalah ini. India mengirim pasukan penjaga perbatasan ke kawasan itu untuk mengganggu proses konstruksi yang dilakukan para pekerja China. [ab/uh]

XS
SM
MD
LG