Tautan-tautan Akses

AS

Kelompok Nirlaba Upayakan Persatuan Masyarakat AS setelah Terpecah pada Pemilu 2016


Protes Womens March pada bulan Januari 2017 yang menunjukkan perpecahan masyarakat AS akibat pilpres 2016.

Di Amerika, pemilu presiden tahun 2016 menunjukkan perpecahan mendalam di masyarakat yang dikatakan banyak analis mengacam kestabilan dan masa depan demokrasi. Beberapa kelompok nirlaba menyasar masalah ini dengan mempromosikan acara-acara yang mendukung dialog antara orang-orang dari latar belakang dan aliran politik yang berbeda. Upaya terbaru semacam itu melibatkan orang-orang dari latar belakang dan sikap ideologi yang berbeda bekerja sama dalam proyek yang menguntungkan orang yang membutuhkan.

Wakil-wakil dari berbagai kelompok nirlaba dan perwakilan agama mendukung One America Movement/ Gerakan Satu Amerika dan direkturnya Andrew Hanauer mengatakan, "Saat ini negara kita sangat terpecah dan mengancam kita sebagai negara dan masyarakat."

Ia mengatakan orang yang marah pada kedua pihak yang terpecah biasanya tidak akan melakukan upaya untuk memahami pandangan satu sama lain.

One America mendukung proyek suka rela yang bermanfaat, menyatukan orang-orang yang berpandangan politik dan agama yang berbedauntuk bekerja sama, berbagi makanan dan melakukan diskusi santun dan hormat mengenai masalah-masalah umum. Salah satu program yang pertama dilakukan hari Senin di panti tunawisma di Washington.

"Kami mendapat sambutan yang sangat baik dari orang-orang yang ingin terlibat, ingin terjun dan melayani komunitas mereka dan melakukannya bersama," tambah Andrew.

Tapi ia memperingatkan tujuannya bukan untuk menyelesaikan semua perbedaan.

"Tujuan kami bukan untuk membuat semua orang sepakat mengenai setiap isu. Bukan itu tujuannya. Kami ingin orang-orang berdialog sehingga pada akhirnya meskipun mereka tidak setuju mereka memahami pandangan orang lain," paparnya.

Kelompok-kelompok Kristen, Yahudi dan Muslim termasuk pendukung terkuat upaya-upaya untuk mempersatukan orang untuk membantu dan saling memahami.

"Ketika kita ikut saling membantu, kita sebenarnya mencapai yang terbaik dari kemanusiaan kita," kata Ilhan Cagri anggota Muslim Public Affairs Council.

Tapi kelompok-kelompok yang bermaksud baik seperti One America Movement menghadapi tantangan berat di negara dimana kemarahan dan penolakan sering meremehkan upaya-upaya untuk mendorong dialog yang santun. [my/al]

XS
SM
MD
LG