Tautan-tautan Akses

AS

Kebebasan Pers Jadi Sorotan dalam Magnitsky Awards 


Produser film Ukraina Oleg Sentsov dianugerahi Penghargaan HAM 2018 pada acara di London, Kamis (14/11). (Foto: Meghan McCain Twitter)

Produser film Ukraina Oleg Sentsov, yang dipenjara di Rusia setelah pencaplokan ilegal Rusia atas Krimea, dan pembunuhan wartawan Arab Saudi Jamal Khashoggi, termasuk di antara mereka yang mendapat penghormatan pada acara Magnitsky Awards baru-baru ini di London.

Sentsov dianugerahi Penghargaan HAM 2018 pada acara di London, Kamis (14/11), tertunda satu tahun, karena ia baru dibebaskan dari penjara September lalu. Ia ditangkap di Krimea pada Mei 2014, kemudian dihukum dengan tuduhan palsu terorisme. Ia dibebaskan sebagai bagian dari pertukaran tahanan antara Rusia dan Ukraina.

Meghan McCain, putri mendiang Senator Amerika John McCain, yang ditangkap dan disiksa dalam Perang Vietnam, menyerahkan penghargaan itu kepada Sentsov.

Berbicara kepada VOA setelah menerima penghargaannya, Sentsov menyerukan pembebasan ratusan orang Ukraina lainnya. "Kini terdapat sekitar 100 dari bangsa kami yang dipenjara di Rusia," kata Sentsov. Semua tahanan harus dibebaskan karena mereka dipenjara secara ilegal dan mereka adalah sandera Kremlin."

Penindasan China terhadap Muslim Uighur juga mendapat sorotan. Lebih dari satu juta warga Uighur diperkirakan ditahan di kamp-kamp di Provinsi Xinjiang, meskipun pemerintah China tetap mengontrol ketat setiap media yang melaporkan dari wilayah tersebut.

Koresponden Radio Free Asia, Gulchehra Hoja, menerima Penghargaan HAM Magnitsky tahun 2019 karena mengungkap penindasan itu. Ia mengatakan kepada hadirin bahwa potensi genosida sedang terjadi, dan meminta pemerintah Barat untuk mengakhiri hubungan dagang dengan China.[ka/pp]

XS
SM
MD
LG