Tautan-tautan Akses

Kanada Akan Karantina Orang yang Masuki Wilayahnya


Seorang pelancong mengenakan masker saat tiba di bandara Pearson, tak lama setelah Toronto Public Health menerima pemberitahuan kasus dugaan virus korona baru di Kanada, di Toronto, Ontario, Kanada 26 Januari 2020. (Foto: Reuters)

Perdana Menteri Justin Trudeau, Jumat (29/1), mengumumkan pembatasan yang lebih ketat pada pelaku perjalanan sebagai tanggapan terhadap varian baru virus corona yang kemungkinan lebih mudah menular. Pembatasan ini termasuk mewajibkan pelaku perjalanan untuk melakukan karantina di hotel dengan biaya sendiri ketika mereka tiba di Kanada dan menangguhkan layanan maskapai penerbangan ke Meksiko dan semua tujuan Karibia hingga 30 April.

Trudeau mengatakan selain tes sebelum boarding yang sudah diwajibkan Kanada, pemerintah akan memperkenalkan pengujian wajib PCR (Polymerase Chain Reaction) di bandara untuk orang-orang yang kembali ke Kanada.

"Pelaku perjalanan kemudian harus menunggu hingga tiga hari di hotel yang disetujui untuk hasil tes mereka, dengan biaya sendiri, yang diperkirakan lebih dari $2.000," kata Trudeau.

"Mereka yang hasil tesnya negatif kemudian bisa melakukan karantina di rumah di bawah pengawasan dan penegakan yang secara signifikan akan ditingkatkan."

Biaya mahal untuk tinggal di hotel itu termasuk biaya untuk tes PCR pribadi, keamanan, makanan, dan biaya tindakan yang harus diambil oleh hotel yang ditunjuk untuk menjaga keamanan pekerjanya.

"Biayanya sangat mahal. Ini tidak seperti fasilitas lainnya. Di sini harus ada tindakan pengendalian pencegahan infeksi, keamanan dan juga biaya lainnya. Ini bukan hanya sekedar menginap biasa di hotel," kata Dr. Theresa Tam, Pimpinan Kesehatan Masyarakat Kanada. [my/pp]

Recommended

XS
SM
MD
LG