Tautan-tautan Akses

Jokowi Kirim Utusan untuk Bertemu Prabowo


Capres dan cawapres nomor urut 01 Joko Widodo dan Ma’ruf Amin, mengatakan telah mengirim utusan untuk bertemu Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno, Kamis sore (18/4).
Capres dan cawapres nomor urut 01 Joko Widodo dan Ma’ruf Amin, mengatakan telah mengirim utusan untuk bertemu Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno, Kamis sore (18/4).

Joko Widodo ingin bertemu dengan Prabowo-Sandi agar rakyat dapat melihat bahwa pemilu yang sudah selesai ini berjalan damai.

Calon presiden Joko Widodo mengatakan telah mengirimkan seseorang untuk menemui Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno. Jokowi berharap dapat berkomunikasi atau bertemu dengan Prabowo-Sandi secara langsung, sehingga rakyat dapat melihat bahwa pemilu telah selesai dan berjalan dengan damai. Namun Jokowi tidak merinci tokoh yang dimaksud, kapan pertemuan dilakukan dan bagaimana tanggapan Prabowo-Sandi.

"Sudah sering saya sampaikan bahwa persahabatan dan tali silaturahmi kami semuanya, saya dan Kyai Haji Ma'ruf Amin tidak akan putus dengan Pak Prabowo maupun Pak Sandi. Sehingga tadi siang saya sudah mengutus seseorang untuk bertemu dengan beliau," jelas Jokowi di Menteng, Jakarta, Kamis, (18/4).

Jokowi berharap masyarakat dapat menjaga persatuan dan kerukunan setelah pemilu 2019. Ia juga menegaskan akan sabar menunggu hasil resmi perhitungan suara dari KPU, meskipun sedikitnya 12 lembaga survei telah memenangkan Jokowi-Ma'ruf dengan kisaran 54 persen berbanding 45 persen untuk Prabowo-Sandi.

Jokowi juga menyampaikan telah menerima ucapan selamat dari para pemimpin negara-negara tetangga atas kemenangannya pada pemilihan presiden.

"Kita telah menerima telpon dari Perdana Menteri Malaysia Tun Mahathir Mohamad dan Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong dan juga Presiden Turki Erdogan," tambahnya.

Jokowi mengatakan, berdasarkan pengalaman pemilu sebelumnya, akurasi hitung cepat dari lembaga-lembaga survei tidak jauh berbeda dengan perhitungan manual KPU. Tiga lembaga survei yang hitung cepatnya memenangkan Jokowi-Ma'ruf antara lain Indo Barometer, Charta Politika dan Poltracking.

Indo Barometer mencatat Jokowi-Ma'ruf mendapat 54,35 persen dan Prabowo-Sandi memperoleh 45,65 persen dari 99,83 persen sampel yang masuk. Sedangkan Charta Politika, Jokowi-Ma'ruf sebesar 54,35 persen dan Prabowo-Sandi sebanyak 45,65 persen dari 99,6 persen sampel yang masuk.

Dan terakhir, Poltracking mencatat Jokowi mendapat 54,98 persen menang atas Prabowo yang mendapat 45,02 persen dari 100 persen sampel yang masuk. [sm/em]

XS
SM
MD
LG