Tautan-tautan Akses

Presiden Jokowi Ajukan KSAU Hadi Tjahjanto Sebagai Panglima TNI Baru


Kepala Staf TNI Angkatan Udara Marsekal Hadi Tjahjanto (kiri) dan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo di Bogor, 30 November 2017. (Foto: dok)

Presiden Joko Widodo resmi mengajukan nama Kepala Staf TNI Angkatan Udara Marsekal Hadi Tjahjanto sebagai calon panglima baru TNI untuk menggantikan Jenderal Gatot Nurmantyo.

Presiden Joko Widodo resmi mengajukan nama Kepala Staf TNI Angkatan Udara Marsekal Hadi Tjahjanto sebagai calon panglima baru TNI, menggantikan Jenderal Gatot Nurmantyo yang akan pensiun pada 1 April 2018. Surat pengajuan tersebut telah diserahkan kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

Pengamat militer dari Universitas Indonesia, Connie Rahakundini Bakrie, mengatakan kepada VOA, Selasa (5/12), ia menilai Marsekal Hadi Tjahjanto merupakan sosok yang tepat untuk menggantikan Gatot Nurmantyo sebagai panglima TNI.

Kepala Staf TNI Angkatan Udara Marsekal Hadi Tjahjanto (Foto: dok).
Kepala Staf TNI Angkatan Udara Marsekal Hadi Tjahjanto (Foto: dok).

Panglima baru nantinya, kata Connie, harus segera membuat konsep pertahanan negara poros maritim dunia yang hingga kini belum terealisaskan secara baik. Menurutnya, hal ini sangat penting karena menyangkut strategi wilayah pertahanan Indonesia.

Connie mengatakan, konsep atau peta pertahanan yang jelas akan memudahkan panglima baru dalam merealisasikan secara baik visi misi presiden tentang poros maritim dunia yang diaplikasikan dalam bentuk pertahanan, pembangunan dan pembinaan kekuatan serta sistem pengawasan. Selain itu, konsep pertahanan tersebut juga akan memudahkan upaya menentukan arah pertahanan yang diinginkan Indonesia.

Meski tahun 2018 merupakan tahun politik karena diselenggarakannya pemilihan kepala daerah serentak, Connie mengatakan, penjagaan keamanan pesta demokrasi itu merupakan tugas polisi, sementara TNI hanya membantu. Mempertimbangkan fakta ini kata Connie, perhatian panglima TNI yang baru tambah Connie, bisa lebih terfokus pada usaha menggodok konsep pertahanan.

"Ini yang akan menggambarkan kalau kita sudah punya roadmap pertahanan ini maka kita mau bawa ke mana, sehingga kita lebih tahu saat kita bekerjasama tentang industri petahanan. Teknologi apa yang kita mau terkait isu-isu ketahanan termasuk alutsista apa yang mesti dibeli. Dengan siapa kita membelinya apakah dengan blok Amerika Serikat dan kawan-kawannya. Atau dengan negara lain seperti Rusia dan China," kata Conie.

Wakil Ketua Komisi I DPR yang membidangi persoalan pertahanan dan luar negeri, TB Hasanuddin mengatakan, komisinya akan melakukan uji kelayakan dan kepatutan terhadap calon tunggal panglima TNI yang diajukan oleh Presiden Joko Widodo itu, pekan ini.

TB Hasanuddin berharap, uji kelayakan dan kepatutan terhadap calon panglima tersebut dapat selesai sebelum DPR memasuki masa reses pada 13 Desember 2017.

"Uji kelayakan akan dilaksanakan pada besok hari Rabu atau bisa jadi hari Kamis, yang paling penting Minggu ini harus selesai supaya Minggu depan sudah dilaporkan kepada presiden dan kemudian kami sudah selesai tugas itu," kata TB Hasanuddin.

Jokowi Ajukan Hadi Tjahjanto Sebagai Panglima TNI Baru
mohon tunggu

No media source currently available

0:00 0:03:17 0:00

Panglima TNI Gatot Nurmantyo berharap penggantinya bisa menghadapi tantangan tugas ke depan yang semakin berat. "Saya juga bersyukur bahwa presiden telah menentukan pengganti saya dan pengganti saya ini seperti yang disampaikan dipersiapkan untuk menghadapi tantangan tugas ke depan. Tantangan tugas ke depan adalah tahun politik," katanya.

Karir Hadi di militer terbilang cemerlang. Ia belum genap satu tahun menjabat Kepala Staf Angkatan Udara yakni sejak Januari lalu. Hadi juga sering menduduki jabatan yang strategis seperti Sekretaris militer presiden tahun 2015-2016. Dia juga pernah menjabat Inspektur Jenderal Kementerian Pertahanan. [fw/ab]

Opini Anda

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG