Tautan-tautan Akses

AS

Joe Biden Calon Kuat Partai Demokrat untuk Pilpres 2020


Asosiasi Petugas Pemadam Kebakaran AS ikut mendukung pencalonan Joe Biden.

Mantan wakil presiden Amerika, Joe Biden tampak semakin dekat untuk menyatakan diri siap dipilih sebagai calon Partai Demokrat dalam pemilihan presiden. Jika benar, angket menunjukkan ia bakal tampil sebagai calon terkuat dalam pemilihan pendahuluan bagi calon dari Partai Demokrat.

Persatuan Karyawan Pemadam Kebakaran AS meminta Joe Biden mencalonkan diri untuk dipilih menjadi presiden.

"Saya apresiasi energi yang anda perlihatkan pada saya. Simpan dulu sedikit lebih lama. Saya mungkin membutuhkannya beberapa minggu lagi," kata Biden.

Berbicara di Washington Biden juga membayangkan sebagian dari tema kampanyenya jika akhirnya mencalonkan diri.

"Memperlakukan orang dengan martabat dan hormat. Memberi tiap orang kesempatan yang adil. Tidak meninggalkan siapapun. Tidak memburuk-burukkan orang, tidak orang miskin, tidak orang yang putus asa, tidak yang imigran, atau siapapun," tambahnya.

Biden memimpin dalam angket kontestan calon presiden dari Partai Demokrat. Namun menghadapi banyak pesaing termasuk kontestan tahun 2016 Senator Bernie Sanders.

Lebih dari sepuluh anggota Demokrat yang sudah menyatakan diri maju sebagai kontestan termasuk beberapa yang mungkin menarik bagi pemilih muda dan lebih beragam seperti Senator Kamala Harris dari negara bagian California.

Joe Biden Calon Kuat Partai Demokrat
mohon tunggu

No media source currently available

0:00 0:03:03 0:00

"Peraturan tidak diberlakukan secara adil kepada semua orang di negeri kita. Tidak semua orang di negeri kita mendapat akses yang adil menuju sukses," ujar Kamala.

Presiden Trump menuduh Demokrat miring ke sosialisme, terutama lewat usul ambisius seperti “Green New Deal”.

"Saya mau mereka merangkul usul ini. Menjajakannya. Saya hanya ingin sebagai anggota Partai Republik yang menentang mereka," kata Trump.

Argumen terkuat Biden mungkin bahwa ia adalah penantang terkuat Presiden Trump, kata Will Marshall dari Progressive Policy Institute.

"Donald Trump boleh jadi figur nasional yang memecah, tetapi ia figur pemersatu bagi yang dikhawatirkan Demokrat. Demokrat sepenuhnya bersatu dalam tekad mereka agar Trump tidak terpilih lagi," ulas Marshall.

Joe Biden tetap populer di kalangan Demokrat setelah delapan tahun menjabat sebagai wakil presiden. (al)

XS
SM
MD
LG