Tim penyelidik Jerman, Senin (9/1), menggeledah dua garasi yang digunakan oleh seorang warga Iran yang ditangkap karena dicurigai merencanakan serangan dengan bahan kimia yang mematikan.
Tersangka berusia 32 tahun dan adik laki-lakinya yang berusia 25 tahun ditahan pada Sabtu malam di Castrop-Rauxel, di Jerman barat, setelah mendapat petunjuk dari pejabat keamanan AS.
Pihak berwenang mengatakan orang-orang itu dicurigai merencanakan serangan serius yang dimotivasi oleh ekstremisme Islam, di mana setidaknya salah satu dari mereka diduga berusaha mendapatkan racun sianida dan risin.
Pengadilan di Dortmund pada Minggu malam memerintahkan kedua bersaudara itu ditahan sambil menunggu kemungkinan dakwaan, kata jaksa penuntut di Duesseldorf dalam sebuah pernyataan. Mereka diduga berkonspirasi untuk membunuh, tuduhan yang dapat dikenai hukuman penjara tiga sampai 15 tahun.
Jaksa mengatakan pada hari Minggu bahwa penggeledahan awal di rumah tersangka yang lebih tua tidak menemukan bahan beracun itu.
Pada hari Senin, mereka mengatakan telah menemukan bahwa tersangka menggunakan dua garasi di halaman belakang sebuah rumah di Castrop-Rauxel. Kedua garasi itu digeledah dengan bantuan dari analis yang terlatih untuk menangani kemungkinan adanya bahan berbahaya.
Belum jelas seberapa jauh rencana serangan itu dan apakah para tersangka telah menetapkan target mereka. [ab/uh]
Forum