Tautan-tautan Akses

Jepang Berencana Bangun Taman Hiburan Studio Ghibli


Pendiri Studio Ghibli, Hayao Miyazaki, dalam konferensi pers mengenai rencananya untuk pensiun di Tokyo, 6 September 2013. Pemerintah Wilayah Aichi berencana membangun taman hiburan dengan tema film-film karya Studio Ghibli, Rabu (25/4).
Pendiri Studio Ghibli, Hayao Miyazaki, dalam konferensi pers mengenai rencananya untuk pensiun di Tokyo, 6 September 2013. Pemerintah Wilayah Aichi berencana membangun taman hiburan dengan tema film-film karya Studio Ghibli, Rabu (25/4).

Dunia fantasi animator pemenang Oscar dan salah satu pendiri Studio Ghibli, Hayao Miyazaki, akan menjadi kenyataan dengan pembangunan taman hiburan di Jepang bagian tengah pada 2022, AFP melaporkan Rabu (25/4), mengutip pernyataan pemerintah setempat.

Studio Ghibli adalah studio film animasi papan atas Jepang. Karya-karya Ghibli sudah terkenal di dunia internasional, antara lain “Princess Mononoke” dan “Spirited Away.

Dalam konsep awal yang dirilis Studio Ghibli, taman hiburan ini akan dibangun pada 2022 dekat Nagoya, wilayah Aichi.

Taman hiburan ini akan menyajikan berbagai wahana dan jalur perjalanan hutan yang akan dibuat berdasarkan ide dari film-film animasi fantasi populer buatannya, termasuk "My Neighbor Totoro", "Kiki's Delivery Service" dan "Howl's Moving Castle", kata pemerintah Aichi dalam pernyataannya.

Konstruksi dan rincian pembangunan lainnya masih akan diputuskan, kata seorang pejabat pemerintah Aichi kepada AFP.

Film “Spirited Away” memenangkan Oscar untuk Film Animasi Terbaik pada 2003 dan menjadi film Jepang pertama yang memenangkan Oscar. Film ini juga menggondol Piala Beruang Emas pada Festival Film Internasional Berlin.

Studo Ghibli juga mengelola Museum Ghibli yang sangat populer di pinggiran Tokyo.

Pada 5 April 2018, Isao Takahata, mitra Miyazaki dan pendiri Studio Ghibli, meninggal karena kanker paru-paru, Associated Press melaporkan.[ft]

XS
SM
MD
LG