Tautan-tautan Akses

Iran: Rusia Kirim Bahan Bakar Nuklir Baru ke Iran


Kiriman bahan bakar nuklir yang baru dari Rusia akan digunakan di PLTN Bushehr.
Kiriman bahan bakar nuklir yang baru dari Rusia akan digunakan di PLTN Bushehr.

Menurut pejabat Iran, sekitar 30 metrik ton bahan uranium telah dikirim ke Iran dengan pesawat terbang minggu lalu.

Juru bicara badan nuklir Iran mengatakan Rusia telah menyampaikan kiriman bahan bakar yang baru untuk digunakan di PLTN Bushehr. Hamid Khadem Ghaemi hari Rabu mengatakan pada media pemerintah, sekitar 30 metrik ton bahan uranium telah dikirim ke Iran dengan pesawat terbang minggu lalu.

PLTN yang dibangun Rusia itu telah menjadi sumber kontroversi. Amerika dan sekutu-sekutunya menuduh Rusia menggunakan proyek nuklir tersebut untuk mengembangkan senjata. Iran menyangkal hal ini dan mengatakan tujuan utama mereka adalah menghasilkan listrik.

Awal pekan ini media pemerintah melaporkan bahwa kompleks Bushehr berada dalam tahap terakhir pengujian dan akan mulai menghasilkan listrik dua bulan mendatang. PLTN tersebut akan menjadi yang pertama dalam jaringan stasiun pembangkit listrik nuklir di Iran.

Sementara itu Iran mengirim surat ke Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa pekan ini, mendesak keenam kekuatan dunia untuk memulai kembali pembicaraan tentang program nuklir Iran yang disengketakan.

Dalam surat tersebut, Jalili mendesak enam kekuatan dunia untuk memulai kembali pembicaraan nuklir yang macet Januari lalu, dengan mengatakan dialog putaran berikutnya harus didasarkan pada “penghormatan atas hak-hak Iran dan menghindari tekanan”.

Tetapi Maja Kcijancic – juru bicara Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa Catherine Ashton hari Rabu mengatakan tawaran Iran tidak memiliki hal baru dan “tidak menunjukkan” perlunya pertemuan lagi. Maja Kocijancic mengatakan Iran belum menyampaikan “usul apapun” kepada Uni Eropa.

Di Washington, juru bicara Departemen Luar Negeri Mark Toner mengatakan Amerika – sebagaimana hal-nya Uni Eropa – hanya tertarik pada perundingan “serius”. Ia setuju kelompok tersebut seharusnya tidak bertemu kecuali ada alasan untuk melakukan hal tersebut.

XS
SM
MD
LG