Tautan-tautan Akses

Iran: Rakyat dan Pasukan Keamanan Iran Berperan Mengakhiri Protes


Demonstran anti pemerintah di Teheran, Iran, 5 Januari 2018.

Pengawal Revolusioner Iran mengatakan dalam pernyataan hari Minggu (7/1) bahwa rakyat Iran dan pasukan keamanan negara memainkan peran dalam penghentian gelombang kerusuhan baru-baru ini yang menurut Pengawal Revolusioner dihasut oleh musuh-musuh asing.

Pengawal Revolusioner dalam pernyataan mengatakan, “sifat baru rakyat Iran yang bangga, sadar, taat beragama, dan revolusioner, bersama kehadiran puluhan ribu pasukan relawan Basij yang setia menenangkan kerusuhan dan usaha sungguh-sungguh Penegak Hukum dan Kementerian Intelijen telah mematahkan rantai yang dijalin oleh Amerika, Inggris, rezim Zionis, keluarga kerajaan Saudi, kaum munafik dan pendukung Shah telah melenyapkan pemberontakan baru.

Parlemen Iran mengadakan sidang khusus hari Minggu untuk membicarakan protes anti-pemerintah yang mulai tanggal 28 Desember dan berlanjut dalam pekan berikutnya.

Kantor berita ISNA Iran melaporkan bahwa menteri dalam-negeri Iran, kepala intelijen dan ketua dewan keamanan semuanya diperkirakan akan hadir. Agenda pertemuan itu adalah pembicaraan mengenai akar penyebab protes tersebut, serta bantuan hukum bagi pemrotes yang ditahan ketika demonstrasi.

Presiden Amerika Donald Trump akan segera memutuskan apakah akan terus membebaskan Iran dari sanksi yang dihentikan berdasarkan persetujuan internasional tahun 2015 mengenai program nuklir Iran. Penghentian sanksi harus ditinjau kembali setiap 120 hari, menurut undang-undang Amerika. Trump dapat memutuskan untuk tidak memperpanjangnya, dan memberlakukan kembali sanksi perdagangan Amerika.

Di Eropa, para pendukung pemrotes anti-pemerintah di Iran telah berkumpul untuk menunjukkan dukungan mereka di Den Haag, Berlin, Hamburg, Stockholm, London dan Paris.

Di Iran sedikitnya 22 orang telah tewas dalam protes itu dan lebih 1000 orang telah ditangkap. [gp]

XS
SM
MD
LG