Tautan-tautan Akses

Hubungan Rusia-Turki Menghangat, Putin akan Kunjungi Ankara


Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan (kiri) dan Presiden Rusia Vladimir Putin saat bertemu di Sochi, Rusia 3 Mei lalu (foto: dok).
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan (kiri) dan Presiden Rusia Vladimir Putin saat bertemu di Sochi, Rusia 3 Mei lalu (foto: dok).

Dalam pertanda hubungan yang mendalam dengan cepat, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan akan menyambut Presiden Rusia Vladimir Putin di Ankara hari Kamis (28/9) untuk melakukan pembicaraan mengenai Suriah dan serangkaian isu lain yang mendorong kedua pihak untuk mengesampingkan perbedaan mereka.

Agenda yang padat merupakan bukti hubungan yang meningkat dan berkembang antara kedua negara. "Pembicaraan akan berfokus pada keputusan Turki untuk membeli sistem anti-rudal S400 buatan Rusia, namun tidak terbatas pada hal itu. Masa depan Suriah juga akan dibahas," kata Sinan Ulgen, analis Carnegie Europe di Brussels.

"Konsekuensi dari hasil referendum tentang kemerdekaan kawasan Kurdi akan dibahas. Ada juga proyek besar, salah satunya keterlibatan Rusia dalam pembangunan pembangkit listrik tenaga nuklir Akkuyu di Turki," kata Ulgen.

Turki bulan lalu mengumumkan pembelian sistem anti-rudal S400 itu, memicu kekhawatiran diantara mitra NATO. Cepatnya perbaikan hubungan antara Turki dan Rusia juga menambah kekhawatiran tersebut. Hubungan bilateral beku setelah Turki menembak jatuh pesawat pembom Rusia yang beroperasi dari sebuah pangkalan udara Suriah pada tahun 2015. [as/ii]

Recommended

XS
SM
MD
LG