Tautan-tautan Akses

AS

Hakim Federal Blokir Kenaikan Biaya Imigrasi Amerika


U.S. Citizenship and Immigration Services (USCIS), badan yang memproses visa, permintaan suaka, naturalisasi dan aplikasi lainnya, melaporkan penurunan tajam pendapatan awal tahun ini disebabkan oleh pandemi virus corona. (Foto: ilustrasi).

Seorang hakim federal AS, Selasa (29/9), memblokir kenaikan biaya imigrasi yang akan mulai berlaku minggu ini. Biaya imigrasi seharusnya naik hari Jumat, rata-rata sekitar 20 persen tergantung izin masuk yang diminta.

Kenaikan yang diblokir termasuk biaya aplikasi mengajukan suaka $50, yang merupakan kali pertama Amerika menerapkan biaya tersebut. Biaya naturalisasi naik dari $640 menjadi $1.170.

Pemohon aplikasi yang berasal dari keluarga berpenghasilan rendah dapat memohon agar dapat dibebaskan dari biaya tersebut, namun peraturan baru yang akan diberlakukan, menghapus kelayakan dibebaskan dari biaya untuk kategori tertentu, seperti mengalami kesulitan finansial ekstrem. Sejumlah pemohon tidak akan lagi memenuhi syarat berdasarkan peraturan penghasilan yang lebih ketat.

Seorang warga mengikuti upacara naturalisasi menjadi warga negara AS yang digelar oleh kantor Layanan Kewarganegaraan dan Imigrasi AS (USCIS) di New York, 16 Juni 2017. (Foto: dok).
Seorang warga mengikuti upacara naturalisasi menjadi warga negara AS yang digelar oleh kantor Layanan Kewarganegaraan dan Imigrasi AS (USCIS) di New York, 16 Juni 2017. (Foto: dok).

U.S. Citizenship and Immigration Services (USCIS), badan yang memproses visa, permintaan suaka, naturalisasi dan aplikasi lainnya, melaporkan penurunan tajam pendapatan awal tahun ini disebabkan oleh pandemi virus corona. Badan itu juga mempertimbangkan untuk merumahkan lebih dari separuh karyawan mereka. Tidak seperti kebanyakan badan federal lainnya, sebagian besar pendanaan USCIS berasal dari biaya aplikasi yang masuk.

Hakim distrik AS, Jeffrey White menulis bahwa ia mendasarkan keputusannya atas beberapa faktor. Ia mengatakan bahwa pemerintahan Trump tidak mengikuti prosedur yang cukup untuk membuat peraturan baru, termasuk gagal mempertimbangkan dampak biaya yang lebih tinggi terhadap pemohon yang berpenghasilan rendah.

Hakim White juga setuju dengan argumen yang diajukan oleh penggugat, sebuah kelompok yang terdiri dari delapan LSM yang membantu pemohon berpenghasilan rendah. Ia mengatakan beberapa penjabat kepala di Departemen Keamanan Dalam Negeri telah diangkat ke posisi mereka secara tidak selayaknya saat peraturan baru itu dikeluarkan. [lj/uh]

XS
SM
MD
LG