Tautan-tautan Akses

Hadiah Khusus Jokowi di Hari Kemerdekaan


Ketua DPD Oesman Sapta Odang dengan Sepeda Hadiah dari Presiden Jokowi Diikuti oleh Istri Kapolri yang Juga Menerima Hadiah yang Sama (courtesy: Setpres R I)

Melihat Presiden Joko Widodo membagikan sepeda kepada mereka yang bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan kuis di setiap kunjungan kerja ke daerah bukan hal baru. Pertanyaan presiden seperti “sebutkan nama lima ikan” atau “siapa tiga presiden terakhir Indonesia”, dan hadiah sepeda atas jawaban yang diberikan, senantiasa menjadi hiburan yang mendidik dan menyenangkan. Ciri khas presiden bahkan terkenal sampai ke luar negeri. Ketika Jokowi melawat ke Australia dan Amerika misalnya, warga Indonesia tak segan-segan meminta presiden membuat kuis supaya bisa mendapat sepeda.

Dalam Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke-72 pada 17 Agustus 2017 ini, Presiden Joko Widodo membuat kejutan. Ketika para tamu undangan menikmati suguhan pagelaran kesenian sambil menunggu upacara dimulai, kepala negara beranjak sejenak dari tempat duduknya untuk menyapa dan menyalami para tamu undangan. Tetapi siapa sangka jika pada saat itu presiden juga sedang memilih diantara para tamu yang mengenakan pakaian adat paling unik. Mengenakan pakaian adat memang menjadi salah satu inovasi peringatan kemerdekaan kali ini, yang menurut presiden untuk menunjukkan keragaman Indonesia. "Karena memang kita ini warna-warni dan sangat beragam. Inilah Indonesia. Agar tahu bahwa kita ini sangat beragam," ujar presiden ketika ditanya wartawan soal gagasan mengenakan pakaian adat ini.

Tidak ada yang menyangka apa yang akan disampaikan presiden ketika naik ke atas mimbar seusai upacara peringatan kemerdekaan selesai Rabu pagi (17/8). Dengan lugas Jokowi mengatakan secara diam-diam ia bersama Kepala Badan Ekonomi Kreatif Triawan Munaf dan Menteri Sekretaris Negara Pratikno melakukan “kontes kecil” siapa yang mengenakan pakaian tradisional paling memukau. “Saya akan memanggil lima orang, dan saya telah menyiapkan lima sepeda,” ujar presiden yang langsung disambut gelak tawa seluruh hadirin.

Menhukham, Yasonna Laoly, yang mengenakan pakaian tradisional Nias nampak mencoba mengendarai sepeda hadiah dari Presiden Joko Widodo (Courtesy: Setpres RI)
Menhukham, Yasonna Laoly, yang mengenakan pakaian tradisional Nias nampak mencoba mengendarai sepeda hadiah dari Presiden Joko Widodo (Courtesy: Setpres RI)

Lima orang yang dinyatakan sebagai pemenang busana adat tradisional terbaik adalah Menkumham Yasonna Laoly yang mengenakan pakaian tradisional Nias; Ketua DPD Oesman Sapta Odang yang mengenakan pakaian Minangkabau; Asisten Ajudan Presiden Syarif Muhammad Fitriansyah yang mengenakan pakaian suku Dayak, istri Kapolri Tito Karnavian – Tri Suswati – yang mengenakan pakaian adat Papua, dan terakhir istri Wakil Ketua MPR – Agati Sulie Mahyudin – yang juga mengenakan pakaian adat Dayak.

Istri Wakil Ketua MPR – Agati Sulie Mahyudin – yang mengenakan pakaian adat Dayak nampak menggandeng sepeda hadiah dari Presiden Joko Widodo (Courtesy: Setpres RI)
Istri Wakil Ketua MPR – Agati Sulie Mahyudin – yang mengenakan pakaian adat Dayak nampak menggandeng sepeda hadiah dari Presiden Joko Widodo (Courtesy: Setpres RI)

Kelima pemenang diminta naik ke mimbar untuk menerima sepeda hadiah presiden. Syarif dan Yasonna Laoly bahkan langsung mencoba mengayuh sepeda di sekitar halaman Istana Negara, yang disambut meriah hadirin dengan lambaian tangan dan foto.

Siapa bilang sepeda hanya untuk rakyat? [em]

Opini Anda

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG