Tautan-tautan Akses

Gelombang Panas Ciptakan Rekor Suhu Terpanas Baru di Eropa


Seorang bocah laki-laki menerjunkan diri ke air di pantai Barcelona, Spanyol, 25 Juli 2019.

Rekor suhu terpanas baru tercatat di berbagai penjuru Eropa sewaktu gelombang panas melanda benua tersebut.

Udara panas yang bergerak dari kawasan Sahara telah menyebabkan suhu meningkat.

Rekor suhu terpanas di Paris tercatat hari Kamis (26/7), dengan suhu mencapai 42,7 derajat Celsius. Rekor sebelumnya di Paris tercatat pada tahun 1947, pada suhu 40,4 derajat Celsius.

Pada Juni lalu, Perancis mengalami hari terpanas dalam catatannya dengan suhu mencapai 47 derajat Celsius, menyebabkan sistem peringatan suhu panas untuk pertama kalinya mencapai tingkat maksimum, merah.

Belanda mengalami hari terpanasnya pada hari Kamis (26/7), dengan suhu mencapai 41,7 derajat Celsius. Rekor sebelumnya tercatat hari Rabu (25/7), dengan suhu di atas 40 derajat Celsius di kota Gilze Rijen di dekat perbatasan dengan Belgia.

Di Jerman, rekor suhu terpanas juga pecah, dengan suhu mencapai 42,6 derajat Celsius. Rekor sebelumnya tercatat hari Rabu, 40,5 derajat Celsius di Geilenkirchen, juga dekat perbatasan dengan Belgia.

Banyak orang menyejukkan diri dengan bermain air di Trocadero, seberang Menara Eiffel, Paris saat gelombang panas menghantam sebagian besar negara tersebut, 25 Juni 2019. (Foto: dok).
Banyak orang menyejukkan diri dengan bermain air di Trocadero, seberang Menara Eiffel, Paris saat gelombang panas menghantam sebagian besar negara tersebut, 25 Juni 2019. (Foto: dok).

Belgia juga mengalami hari terpanasnya, Kamis (25/7), yang mencapai 40,7 derajat Celsius, di kota di bagian barat, Beitem.

Banyak bangunan umum di Eropa tidak memiliki AC. Selain itu, hanya lima persen rumah yang memiliki mesin-mesin pendingin udara, sebut berbagai laporan.

Kereta api di Eropa berhenti beroperasi dan pihak berwenang menyarankan orang-orang untuk mencari tempat yang sejuk.

Di Jerman, Swiss dan Austria, sejumlah komunitas mengecat rel kereta di jalur penting dengan warna putih, dengan harapan warna terang akan menurunkan suhu beberapa derajat.

Pakar meteorologi memperkirakan gelombang panas akan bergerak ke utara ke arah Greenland, mengakibatkan pelelehan lapisan es lebih jauh di negara itu.

“Menurut prakiraan cuaca, dan ini mengkhawatirkan, aliran atmosfer kini akan membawa panas tersebut ke arah Greenland,” kata juru bicara Organisasi Meteorologi Dunia PBB, Clare Nullis. “Ini akan menghasilkan suhu tinggi dan meningkatkan pelelehan lapisan es Greenland.” [uh/ab]

Recommended

XS
SM
MD
LG