Tautan-tautan Akses

Festival Layang-layang Meriahkan Musim Semi di Washington D.C.


Festival Layang-Layang Meriahkan Musim Semi
mohon tunggu

No media source currently available

0:00 0:02:17 0:00

Festival Layang-layang Meriahkan Musim Semi di Washington D.C.

Festival bunga sakura (Cherry Blossom Festival) menampilkan berbagai acara untuk menghibur para pengunjung di kawasan Monumen Nasional, Washington DC. Salah satunya adalah festival layang-layang (Blossom Kite Festival), yang diselenggarakan pada hari Sabtu, 30 Maret 2019, yang lalu.

Ribuan orang memenuhi kawasan Monumen Nasional untuk menerbangkan layangan atau pun piknik di bawah pohon sakura yang tengah bermekaran.

Langit Washington DC dihiasi ratusan bahkan ribuan layang-layang. Tidak hanya bentuk kupu-kupu, tapi juga bentuk-bentuk kreatif lainnya. Seperti binatang-binatang laut. Ubur-ubur dan hiu menjadi favorit.

Layangan berbentuk ubur-ubur ikut menghiasi langit Washington DC saat penyelenggaraan festival layang-layang, 30 Maret 2019. (Foto: video grab/VOA)
Layangan berbentuk ubur-ubur ikut menghiasi langit Washington DC saat penyelenggaraan festival layang-layang, 30 Maret 2019. (Foto: video grab/VOA)

Selain itu, ada juga rubah merah, binatang yang memiliki latar belakang mitos Jepang. Dan pegasus hitam, yang diterbangkan oleh salah seorang peserta kompetisi layang-layang kategori dewasa.

Layang-layang Pegasus hitam diterbangkan oleh peserta kompetisi menerbangkan layang-layang kategori dewasa, di lapangan Monumen Nasional Washington D.C, 30 Maret 2019. (Foto: videograb/VOA)
Layang-layang Pegasus hitam diterbangkan oleh peserta kompetisi menerbangkan layang-layang kategori dewasa, di lapangan Monumen Nasional Washington D.C, 30 Maret 2019. (Foto: videograb/VOA)

Mereka memeriahkan festival layang-layang, yang diselenggarakan sebagai bagian dari festival bunga sakura di kawasan Monumen Nasional Washington DC.

"Saya pikir ini adalah cara yang bagus untuk menyambut musim semi. Semua orang keluar dari rumah, setelah menghabiskan lebih banyak waktu di dalam rumah sepanjang musim dingin," kata Graham Wilson, salah seorang pengunjung festival.

Graham Wilson, pengunjung Festival Layang-layang, 30 Maret 2019. (Foto: videograb/VOA)
Graham Wilson, pengunjung Festival Layang-layang, 30 Maret 2019. (Foto: videograb/VOA)

"Kami coba untuk selalu datang setiap tahun. Kami memantau prakiraan cuaca untuk mengetahui kapan bunga sakura ini bermekaran. Kami sudah melakukannya selama sepuluh tahun belakangan ini," imbuh Michelle Kunicki, pengunjung lainnya.

Banyak yang datang membawa layangan terbaik mereka. Namun bagi yang tidak memiliki layangan, terdapat tenda membuat layangan. Di mana para petugas dan relawan akan membantu pengunjung merakit layangan, untuk kemudian diterbangkan. Tanpa dipungut biaya.

Festival Layang-layang Bunga Sakura, di Lapangan Monumen Nasional, Washington D.C, 30 Maret 2019. (Foto: video grab/VOA)
Festival Layang-layang Bunga Sakura, di Lapangan Monumen Nasional, Washington D.C, 30 Maret 2019. (Foto: video grab/VOA)

"Ini adalah layang-layang yang dibuat oleh anak-anak. Para relawan membantu memasangkan benang dan anak-anak dapat menerbangkannya. Mereka dapat mewarnainya, atau melakukan apa pun untuk menghiasnya. Lalu mereka pilih warna untuk ekor layangannya. Kami bantu memasangnya. Dan layang-layang mereka...siap terbang," jelas Ellie Lee, salah satu petugas dari tenda pembuat layang-layang.

Pengunjung festival layang-layang dapat berteduh di bawah pohon sakura dan menikmati keindahan bunga yang tengah bemekaran.

Festival bunga sakura nasional ini berlangsung sejak 20 Maret hingga 14 April. Parade bunga sakura sebagai puncak acara akan diadakan tanggal 13 April mendatang, di pusat kota DC. [vb/es]

XS
SM
MD
LG