Tautan-tautan Akses

Fauci Bela Program Presiden Biden Soal Mandat Vaksinasi Virus Corona


Penasihat kesehata dalam pemerintahan presiden Joe Biden, Dr. Anthony Fauci, tampak merespon pertanyaan dari salah satu anggota senat dalam sebuah rapat di Capitol Hill, Washington, pada 20 Juli, 2021. (Foto: AP/Scott Applewhite)
Penasihat kesehata dalam pemerintahan presiden Joe Biden, Dr. Anthony Fauci, tampak merespon pertanyaan dari salah satu anggota senat dalam sebuah rapat di Capitol Hill, Washington, pada 20 Juli, 2021. (Foto: AP/Scott Applewhite)

Penasihat medis dalam pemerintahan Presiden Joe Biden pada Minggu (17/10) membela mandat vaksinasi guna mengatasi virus corona. Ia menepis keberatan dari sejumlah gubernur negara bagian yang didominasi Partai Republik bahwa mandat itu melanggar kebebasan rakyat untuk mengontrol perawatan kesehatan mereka sendiri.

"Ketika kita (berada) dalam krisis kesehatan masyarakat, terkadang situasi yang tidak biasa memerlukan aksi yang tidak biasa," kata Dr. Anthony Fauci dalam acara TV “Fox News Sunday.”

“Dalam kasus ini, hal-hal seperti mandat, apakah itu masker atau vaksinasi."

“Hal-hal itu sangat penting," katanya. "Kita tidak hidup sendiri sebagai individu. Kita hidup dalam masyarakat dan masyarakat harus terlindungi. Dan kita melakukan ini bukan hanya dengan melindungi diri sendiri, tapi dengan melindungi orang-orang di sekitar, dengan mendapatkan vaksin."

Biden telah mengarahkan bisnis-bisnis di seluruh Amerika Serikat yang mempekerjakan 100 karyawan atau lebih, untuk mewajibkan para pekerjanya agar divaksin atau menjalani tes rutin. Namun perlu waktu beberapa minggu hingga arahan itu berlaku.

Selain itu, Biden telah memerintahkan para anggota angkatan bersenjata dan pegawai negeri sipil untuk divaksin secepatnya. Jika tidak, mereka terancam dipecat.

Perintah Biden itu mengundang tentangan dari beberapa perwira militer yang menolak vaksinasi dan PNS yang mengajukan gugatan menentang mandat itu. (vm/jm)

XS
SM
MD
LG