Tautan-tautan Akses

Facebook Hapus Akun Palsu Terkait Presiden Brazil


Presiden Brazil Jair Bolsonaro menyapa para pendukungnya di depan Istana Planalto di tengah pandemi virus corona (Covid-19), 24 Mei 2020. (Foto: Reuters)

Raksasa media sosial Facebook, Rabu (8/7), mengatakan telah menghapus puluhan akun yang terkait dengan pendukung atau karyawan Presiden Brazil Jair Bolsonaro sebagai bagian dari penyelidikan terhadap penyebaran berita palsu lewat internet.

Nathaniel Gleicher, kepala kebijakan keamanan siber perusahaan itu,dalam sebuah pernyataan mengatakan 73 akun Facebook dan Instagram, 1 4 halaman dan satu grup telah dihapus. Pengadilan Brazil masih menyelidiki penyebaran berita palsu sehubungan dengan Bolsonaro.

Belum ada komentar langsung dari kantor kepresidenan tentang tindakan Facebook itu.

Pimpinan Facebook mengatakan akun itu terkait dengan Partai Liberal Sosial, yang tahun lalu ditinggalkan Bolsonaro setelah memenangkan pemilihan presiden 2018, dan terkait karyawan presiden, dua putranya, Senator Flávio Bolsonaro dan anggota Kongres Eduardo Bolsonaro, serta dua anggota parlemen lainnya.

"Jaringan ini terdiri dari beberapa kelompok kegiatan terkait yang mengandalkan kombinasi antara akun duplikat dan palsu di mana beberapa di antaranya telah dideteksi dan dinonaktifkan oleh sistem otomatis kami. Akun ini dibuat untuk menghindari penegakan hukum, menciptakan persona fiktif yang menyamar sebagai wartawan, mengunggah konten, dan mengelola halaman menyamar sebagai kantor berita," kata Gleicher dalam pernyataannya.

Ia menambahkan beberapa konten yang diposting oleh akun tersebut telah dihapus karena melanggar standar komunitas, termasuk pidato kebencian.

Gleicher mengatakan sekitar 883.000 akun, menjadi follower dari satu atau lebih halaman terkait Bolsonaro dan 917.000 akun tambahan menjadi follower dari satu atau lebih akun Instagram yang telah dihapus. [my/pp]

XS
SM
MD
LG