Tautan-tautan Akses

AS

Facebook akan Menindak Upaya Campuri Sensus AS 2020


Kantor pusat Facebook di Menlo Park, California (foto: dok).

Facebook menyatakan media sosial itu akan menindak berbagai upaya penyalahgunaan layanan Facebook untuk mencampuri sensus Amerika 2020, termasuk unggahan informasi sesat terkait kapan dan bagaimana cara berpartisipasi, siapa yang bisa ikut dan apa yang akan terjadi pada mereka.

Raksasa media sosial itu mengatakan hari Kamis (19/12) bahwa mereka juga melarang iklan yang menggambarkan ikut dalam sensus “tidak berguna dan tidak berarti” atau mendorong orang-orang untuk tidak ikut.

Upaya penindakan misinformasi dalam berbagai layanan Facebook dilakukan, khususnya menjelang pemilihan presiden AS tahun depan.

Sensus yang berlangsung setiap 10 tahun sekali ini penting untuk menentukan berapa banyak wakil yang didapat setiap negara bagian dalam kongres, termasuk negara bagian mana saja yang mendapat milyaran dolar dana federal Amerika untuk pembangunan infrastruktur, kesehatan, program pengentasan kemiskinan dan berbagai proyek lainnya. Hasil dari sensus 2020 juga akan digunakan untuk menyusun ulang peta pemilihan.

Kebijakan sensus ini disebut Facebook akan mulai diterapkan bulan Januari, dan pengawasan terhadap pelanggaran itu dilakukan oleh teknologi dan manusia. Facebook dan berbagai media sosial lainnya punya kebijakan yang sama terkait tekanan terhadap pemilih, melarang informasi yang menyesatkan tentang kapan dan di mana untuk memilih. (ti/ii)

XS
SM
MD
LG