Tautan-tautan Akses

Facebook Cabut 3 Jaringan Rusia yang Lakukan Campur Tangan di Afrika


Facebook menghentikan kegiatan tiga jaringan Rusia di Afrika (foto: ilustrasi).
Facebook menghentikan kegiatan tiga jaringan Rusia di Afrika (foto: ilustrasi).

Kurang dari satu minggu setelah berlangsungnya KTT Afrika-Rusia, Facebook menghentikan kegiatan tiga jaringan Rusia yang katanya melakukan campur tangan dalam urusan dalam negeri di beberapa negara Afrika.

Kata Facebook, serangan itu menarget Madagaskar, Republik Afrika Tengah, Mozambik, Republik Demokratik Kongo, Pantai Gading dan Kamerun. Ketiga akun Rusia itu mendukung tokoh-tokoh politik lokal dan mengejek para demonstran pro-demokrasi.

Pemerintah Rusia sedang meningkatkan usahanya untuk mendekati negara-negara Afrika dalam bidang perdagangan dan politik, karena adanya sanksi-sanksi Barat yang terus merugikan perekonomiannya.

Presiden Rusia Vladimir Putin permukaan bulan ini menjadi tuan rumah pertemuan puncak dan forum ekonomi pertama Rusia-Afrika di kota Sochi, Rusia.

Menurut dokumen yang dibocorkan oleh harian Guardian yang terbit di Inggris, perusahaan dan kelompok-kelompok yang berafiliasi dengan pemerintah Rusia telah mengadakan kerjasama dengan politisi-politisi Afrika untuk mengadakan campur tangan dalam pemilihan lokal.

Kata harian Guardian, Andry Rajoelina menang dalam pemilihan umum di Madagaskar karena dukungan Rusia, tapi tuduhan ini dibantah oleh Rajoelina.

Stanford Internet Observatory melaporkan bahwa Rusia bekerja sama dengan media lokal di benua Afrika untuk menyebar kabar-kabar bohong.

Facebook bulan ini memberlakukan kebijakan baru untuk meredam apa yang disebutnya “tingkah laku terkoordinasi yang tidak otentik.” (ii/jm)

Recommended

XS
SM
MD
LG