Tautan-tautan Akses

Ethiopia akan Tutup 27 Kamp Pengungsi


Para pengungsi Sudan Selatan di kamp pengungsi Nguenyyiel, kawasan Gambella, Ethiopia (foto: dok).

Pemerintah Ethiopia menyatakan akan menutup seluruh 27 kamp pengungsi di wilayahnya dalam 10 tahun mendatang, dan membaurkan penghuninya ke masyarakat setempat.

Zeynu Jemal, deputi direktur Administration for Refugees and Returnees Affairs (ARRA), mengatakan, akan ada transisi bertahap dari model perlindungan berbasis kamp menjadi dukungan langsung bagi pengungsi di tengah masyarakat setempat.

Ethiopia menerima lebih banyak pengungsi daripada negara lain manapun di Afrika, sebut badan pengungsi PBB (UNHCR). Lebih dari 850 ribu pengungsi dari Sudan Selatan, Somalia, Yaman dan Eritrea tinggal di kamp-kamp yang dikelola bersama oleh PBB dan pemerintah.

Pada September 2016, para pemimpin Eropa berjanji akan mendukung penciptaan lapangan kerja bagi para pengungsi kawasan sub-Sahara Afrika dengan tujuan membendung migrasi ke Eropa.

Ethiopia dijanjikan akan menerima bantuan 500 juta dolar dan paket pinjaman dari Bank Investasi Eropa sebagai imbalan memberikan izin kerja bagi para pengungsi.

Perdana Menteri Ethiopia Hailemariam Desalegn telah memberitahu para pejabat Eropa bahwa negaranya akan menciptakan 30 ribu lapangan kerja bagi pengungsi dan mengizinkan mereka bekerja di kawasan-kawasan industri yang baru dibentuk. [uh]

Opini Anda

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG