Tautan-tautan Akses

Ekspor Indonesia Bulan November Terkuat Sejak Agustus 2014


Para pekerja tambang mengoperasikan truk dan mesin di tambang batu bara milik PT Exploitasi Energi Indonesia Tbk di kabupaten Palaran, Samarinda, Kalimantan Timur. (Reuters/Zevanya Suryawan)

Harga-harga beberapa komoditas yang merupakan produk-produk ekspor utama Indonesia telah meningkat dalam beberapa bulan, membantu peningkatan pendapatan ekspor.

Ekspor-ekspor Indonesia kemungkinan naik dengan tingkat tercepat dalam lebih dari dua tahun bulan November berdasarkan basis tahunan, sementara impor-impor barangkali naik sedikit, menurut jajak pendapat Reuters.

Perkiraan rata-rata dari 11 analis dalam jajak pendapat tersebut adalah 10 persen untuk pertumbuhan tahunan untuk ekspor-ekspor bulan November, tingkat tercepat sejak Agustus 2014. Ekspor naik 4,60 persen selama Oktober.

Harga-harga beberapa komoditas yang merupakan produk-produk ekspor utama Indonesia telah meningkat dalam beberapa bulan, dan ini telah membantu negara ini untuk mendapatkan lebih banyak pendapatan ekspor, menurut para pejabat Biro Pusat Statistik.

Gundy Cahyadi, ekonom dari DBS di Singapura, mengatakan kinerja ekspor yang menguat itu sebagian berasal dari dampak basis rendah, "dan juga patut dicatat bahwa pertumbuhan ekspor sepertinya telah atau hampir mencapai titik terendah di wilayah ini."

Para analis dalam jajak pendapat itu memperkirakan impor-impor akan naik 0,10 persen dalam basis tahunan bulan November, menyusul kenaikan 3,27 persen bulan Oktober -- peningkatan pertama dalam 25 bulan.

Perkiraan rata-rata untuk neraca perdagangan November adalah surplus US$820 juta, lebih rendah daripada $1,21 miliar yang dilaporkan bulan Oktober. [hd]

XS
SM
MD
LG