Tautan-tautan Akses

DPR AS Belum Serahkan Pasal Pemakzulan Trump ke Senat


Ketua DPR AS Nancy Pelosi menjawab pertanyaan wartawan di Capitol Hill (8/1).
Ketua DPR AS Nancy Pelosi menjawab pertanyaan wartawan di Capitol Hill (8/1).

Ketua DPR AS Nancy Pelosi mengatakan, hari Kamis (9/1), bahwa dua pasal pemakzulan Presiden Donald Trump mungkin akan segera dibawa ke Senat dalam waktu dekat agar persidangan Trump bisa dimulai. Namun, Pelosi tetap meminta Ketua Senat Republik Mitch McConnell untuk menjelaskan parameter persidangan itu terlebih dahulu.

DPR bulan lalu telah menyepakati tuduhan pemakzulan, menyatakan Trump bersalah telah menyalahgunakan wewenangnya sebagai presiden dengan mendesak Ukraina untuk melakukan investigasi terhadap lawan politiknya di tahun 2020 dari partai Demokrat, mantan Wakil Presiden Joe Biden, serta menghalang-halangi upaya kongres dalam menyelidiki tindakannya terkait hal itu.

Namun, sidang Trump di Senat tertunda karena Pelosi menahan pasal-pasal pemakzulan itu dalam rangka mendesak McConnell untuk menghadirkan pembantu-pembantu dekat Trump sebagai saksi kunci. Pembantunya itu terlibat langsung ketika Trump menahan dana bantuan militer Ukraina sebesar 391 juta dolar AS selagi mendesak Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy segera menyelidiki Biden.

McConnell mengatakan, pekan ini, dia telah memiliki suara yang cukup di Senat untuk melaksanakan persidangan, kalau Pelosi menyerahkan pasal-pasal pemakzulan itu, tanpa perlu memanggil saksi dan penyerahan dokumentasi terkait kesepakatan Trump dengan Ukraina. McConnell mengatakan 100 anggota Senat, setelah mengikuti proses dengar pendapat di DPR dan pembelaan presiden, nantinya akan bisa memutuskan apakah akan memanggil saksi atau tidak. (ti/jm)

XS
SM
MD
LG