Tautan-tautan Akses

Dirjen Hubud: Larangan Terbang ke UE Dicabut, Potensi Bandara Dimaksimalkan


Dirjen Perhubungan Udara (tengah-berpeci) Kementerian Perhubungan, Agus Santoso, dan General Manager Bandara Adi Soemarmo, Abdullah Usman (kiri baju putih), berdialog dengan penumpang (kanan) di dalam kompleks Bandara, Rabu, 20 Juni 2018. (Foto: Yudha Satriawan/VOA)

Dirjen Perhubungan Udara Agus Santoso, mengecek infrastruktur dan pelayanan penumpang di bandara Internasional Adi Soemarmo Solo, Rabu (20/6/2018) sore.

Hampir seluruh lobi bandara penuh dengan para penumpang yang akan kembali ke daerah masing-masing setelah berlebaran di Solo. Pesawat dari berbagai maskapai penerbangan tampak berjajar dengan aktivitas kargo, menaikkan dan menurunkan penumpang secara bergantian.

Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, Agus Santoso, menyatakan bisnis penerbangan di Indonesia diprediksi akan semakin meningkat, terutama pasca pencabutan larangan terbang maskapai Indonesia ke kawasan Uni Eropa. Menurut Agus, persentase pertumbuhan penerbangan internasional di Indonesia signifikan.

“Pencabutan larangan itu menjadi kado terbaik bagi Indonesia setelah perjuangan yang dilakukan selama 11 tahun ini. Ini menjadi catatan sejarah bagi dunia penerbangan nasional,” kata Agus Santoso.

Agus memaparkan, dengan 36 bandara, pertumbuhan penumpang untuk penerbangan domestikberkisar 8-9 persen tahun ini, dibandingkan dengan 2017. Sedangkan untuk penerbangan internasional, pertumbuhan penumpang bisa mencapai 18 persen.

“Kendala kita, ada kegiatan masyarakat menerbangkan balon udara, saat Lebaran, yang mengganggu penerbangan domestik dan internasional, berpotensi dicomplain negara lain,” kata Agus “Di atas pulau Jawa ini merupakan jalur lalu lintas penerbangan paling sibuk nomor 3 di dunia, karena melintas dua benua yaitu Asia dan Australia.”

Agus mengatakan pihaknya mencoba memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai keamanan penerbangan. Sedangkan mengenai ancaman mogok pilot Garuda Indonesia, Agus mengatakan, hal itu adalah masalah internal perusahaan.

“Kami hanya mengontrol dari sisi safety penerbangannnya. Jika berpengaruh, turun safety-nya, kami bisa intervensi” kata Agus.

Pemerintah terus mendorong pembangunan infrastruktur di bandara, mulai dari pembangunan bandara baru, kereta bandara, revitalisasi bandara yang sudah ada, hingga pemberian subsidi bahan bakar pesawat bagi maskapai penerbangan di jalur perintis di daerah pelosok Nusantara.

Kinerja tata kelola penerbangan di Indonesia, terutama faktor keselamatan, dinilai oleh Badan Penerbangan Federal Amerika FAA dan Organisasi Penerbangan Sipil Internasional ICAO. Seluruh 62 maskapai penerbangan Indonesia telah memenuhi syarat untuk diizinkan terbang ke Uni Eropa, sama seperti maskapai elite di Eropa maupun dunia.

Pembaruan Daftar Keselamatan Penerbangan Uni Eropa itu merupakan hasil pertemuan para ahli keselamatan penerbangan negara-negara anggota Uni Eropa pada 29-31 Mei lalu.

Jalur dan maskapai penerbangan internasional di Bandara Internasional Adi Soemarmo sejak beberapa tahun terakhir mulai rontok satu per satu. Maskapai penerbangan yang melayani jalur Solo-Singapura dan Solo- Kuala Lumpur Malaysia, memilih menutup pelayanannya di jalur itu karena minim peminat.

Dirjen Hubud: Larangan Terbang ke UE Dicabut, Potensi Bandara Bisa Maksimal
mohon tunggu

No media source currently available

0:00 0:02:40 0:00


General Manager PT Angkasa Pura 1 Bandara Adi Soemarmo, Abdullah Usman, mengatakan saat inijalur Solo-Jeddah Arab Saudi merupakan satu-satunya jalur penerbangan internasional yang ada di Bandara Adi Soemarmo ini.

“Saya coba mendorong maskapai untuk memanfaatkan kesempatan ini. Rute Solo-Jeddah di Solo sudah penuh, kami coba transitkan ke Yordania atau Yerusalem. Selama ini ada penerbangan kargo dari Belanda yang mendarat di Jakarta dan dipindah melalui jalur darat ke Solo. Ya karena peminat penumpang masih minim. Maskapai penerbangan yang ada masih fokus membidik ke jalur China,” kata Abdullah Usman.

Pencabutan larangan terbang maskapai Indonesia ke Uni Eropa menjadi kesempatan bagi industri pariwisata. Pemerintah menargetkan 17 juta wisatawan asing berkunjung ke Indonesia untuk 2018.

Recommended

XS
SM
MD
LG