Tautan-tautan Akses

AS

Seorang Diplomat Senior AS Mengundurkan Diri 


Diplomat senior AS, Thomas Shannon (59 tahun) mengundurkan diri.

Diplomat tertinggi ketiga pemerintah Amerika hari Kamis (1/2) mengumumkan pengunduran dirinya setelah hampir 35 tahun berkarir. Ia adalah yang terbaru dari sejumlah pejabat karir senior yang meninggalkan Departemen Luar Negeri sejak Donald Trump menjabat di Gedung Putih lebih dari satu tahun yang lalu.

"Keputusan saya bersifat pribadi dan didorong keinginan mengurus keluarga, dan menetapkan arah baru bagi hidup saya," kata Thomas Shannon dalam sebuah pernyataan.

Menlu Rex Tillerson mengatakan kepada Associated Press ia meminta Shannon untuk tidak mengundurkan diri dan mengakui kepergian Shannon akan sangat merugikan.

"Pengalaman selama tiga puluh lima tahun bukan sesuatu yang bisa digantikan dalam semalam," katanya. Tillerson memuji pengetahuan Shannon yang sangat luas mengenai diplomasi Amerika dan menambahkan, "akan selalu ada tempat bagi Tom Shannon di Departemen Luar Negeri."

Terlepas dari kata-kata pujian Tillerson, kepergian Shannon kemungkinan akan memicu kecaman baru dari para penentang pemerintah bahwa Trump dan Tillerson sedang membongkar jajaran pejabat departemen luar negeri, yang menyebabkan turunnya moril di antara para pejabat.

Wakil Menlu untuk Diplomasi Publik Steven Goldstein menyangkal kepergian Shannon terkait dengan rendahnya moril di tengah pemotongan anggaran dan reorganisasi yang parah di Departemen Luar Negeri, di mana Shannon bertugas.

Goldstein mengatakan Shannon sebelumnya berharap untuk meluangkan lebih banyak waktu dengan ayahnya setelah kematian ibunya baru-baru ini dan Shannon mengatakan kepada Tillerson akan tetap bekerja selama tahun pertama transisi Tillerson, dan masa satu tahun itu berakhir hari Kamis. [my/ii]

XS
SM
MD
LG