Tautan-tautan Akses

AS

Delegasi Kongres Kunjungi Fasilitas Amazon Menjelang Pemilihan Serikat Buruh


Perwakilan AS Nikema Williams dan Stuart Appelbaum, kepala Serikat Ritel, Grosir dan Toserba, difoto pada 5 Maret 2021, di fasilitas Amazon di Bessemer, Alabama. (Foto: Reuters)

Sekelompok anggota Kongres AS, Jumat (5/3), mengunjungi pusat logistik perusahaan Amazon di negara bagian selatan AS, Alabama, menjelang pemungutan suara serikat buruh yang bersejarah di fasilitas itu.

Delegasi kongres itu, termasuk anggota Kongres, Andy Levin, Jamaal Bowman, Cori Bush, Terri Sewell, dan Nikema Williams, mengunjungi pusat logistik Amazon di Bessemer, Alabama, sekitar 24 kilometer dari Birmingham, kota terpadat di negara bagian itu.

“Ini adalah pemilihan paling penting bagi pekerja di AS pada abad ke-21,” kata Levin ketika berbicara kepada para pekerja. “Ini adalah pemilihan terbesar di wilayah selatan dalam satu generasi," lanjutnya.

Anggota Kongres Sewell, yang distrik perwakilannya termasuk Bessemer, membandingkan perjuangan itu dengan perjuangan hak-hak sipil di masa lalu di wilayah tersebut.

"Saya tahu pekerja Amazon menganut tradisi yang sama dengan John Lewis ... ketika pejuang-pejuang dengan berani mengubah dunia untuk membela hak-hak mereka," katanya

Para anggota Kongres itu secara pribadi juga bertemu dengan penyelenggara ketenagakerjaan dan para pekerja di fasilitas itu yang memilih apakah akan bergabung dengan Serikat Buruh Ritel, Grosir dan Toserba. Pemilihan ini merupakan upaya besar untuk berserikat di Amazon, salah satu perusahaan terbesar di AS, sejak 2014.

Kunjungan ke pusat logistik itu dilakukan setelah pernyataan Presiden Joe Biden baru-baru ini yang membela hak-hak pekerja untuk berserikat.

“Pekerja di Alabama - dan di seluruh Amerika -memilih apakah akan membentuk serikat pekerja di tempat kerja mereka,” cuit Biden. “Ini adalah pilihan yang sangat penting - yang harus dilakukan tanpa intimidasi atau ancaman dari majikan.”

Menurut serikat pekerja, diperkirakan 85 persen pekerja di fasilitas tersebut berkulit hitam. Banyak pekerja mengeluh tentang pekerjaan yang melelahkan, kondisi kerja yang tidak aman dan ruang toilet dan waktu istirahat yang tidak memadai.

"Kami diperlakukan seperti tahanan yang berada di sana untuk menyelesaikan pekerjaan," kata Jennifer Bates, seorang karyawan gudang.

Amazon berusaha menghalangi desakan untuk membentuk serikat buruh di Alabama, hak-hak untuk bekerja.

“Jika pemilihan untuk berserikat disetujui, itu akan berdampak pada semua pekerja di lolasi dan penting semua pekerja memahami apa artinya bagi mereka dan kehidupan sehari-hari mereka bekerja di Amazon,” kata Rachael Lighty, juru bicara Amazon.

Pemungutan suara saat ini sedang berlangsung melalui surat dan akan berakhir pada 29 Maret. [my/pp]

XS
SM
MD
LG