Tautan-tautan Akses

18 Tahun Vakum, Irma June Kembali ke Dunia Musik


Irma June (kanan) dan musisi Ulung Tanoto di studio VOA, Washington DC (Foto: VOA)

Pelantun Kristal-Kristal Cinta dan Tak’kan Berubah yang merajai tangga lagu populer Indonesia di era 90an, Irma June kembali ke blantika musik Indonesia.

Setelah 18 tahun menghilang, Irma kembali meluncurkan single terbaru “it’s me.” Proses produksi single ini dimulai saat Irma bertemu dengan musisi dan arranger Rudyanto di Jakarta.

Rudyanto, yang dikenal sebagai Bassist dari kelompok jazz yang merajai panggung music di era 80-an, Emerald Band, mengajak Irma untuk bekerjasama membuat single.

"18 tahun itu maksudnya vakum di industri musik, tapi selama ini saya tetap aktif menyanyi di gereja-geraja, memang lebih banyak fokus di bisnis bersama keluarga," ujar Irma dalam wawancara dengan VOA di Washington DC baru-baru ini. Irma June sempat tampil mengisi acara televisi dan radio VOA, bersama musisi Ulung Tanoto.

Irma tidak memungkiri kalau setelah ia menikah, keluarga menjadi fokus utama dan pada akhir tahun 1998 Irma memutuskan untuk berhenti total dari dunia hiburan. Inisiatif ini bukan dari dorongan siapapun tapi justru dari Irma sendiri.

Namun, setelah cukup lama, keinginan untuk menyanyi di panggung ternyata masih dirasakan oleh Irma, dan ia tidak bisa menampik hasrat untuk tetap bernyanyi. “Karena ‘habitatnya’ di situ yah enggak bisa lepas, akhirnya kembali lagi,” ujar Irma.

Penyanyi yang mencetak hits pertama melalui lagu berjudul “Kristal-Kristal Cinta” saat berduet dengan Heidi Yunus tahun 1989 ini mendapat dukungan penuh dari suami, Martin Lengkey, untuk kembali berkarir dalam industri musik.

Irma mengatakan beberapa tahun sebelumnya Irma mendapat tawaran untuk bekerja sama dengan sebuah perusahaan rekaman di Amerika. Hal ini terjadi setelah seorang produser musik melihat penampilan Irma yang diminta untuk bernyanyi disebuah acara.

“Itu pemicu awalnya saya memutuskan kembali, ia yang membuka jalan, namun ini masih awal, dan belum ada tanda-tangan kontrak,” kata Irma

Meskipun masih awal, saat ini Irma dan suami sedang menjajaki untuk melanjutkan kerjasama dengan produser di Los Angeles. Irma berharap semuanya akan berjalan lancar, “saya akan terus berusaha untuk masuk ke pasar Amerika,” ujar Irma yang didukung oleh suaminya.

Irma juga optimistis kalau rekaman single terbaru ini dapat diterima masyarakat, walaupun saat ini banyak persaingan. Dalam single “It’s me” Irma tampil dengan warna musik yang berbeda dengan nuansa disko diera 80-an. “It’s me” dikemas dengan ritme kekinian dan sudah tersedia untuk diunduh di puluhan digital store.

Dukungan fans di sosial media juga membuat Irma June semakin yakin untuk kembali berkiprah di dunia musik. Fans setianya ternyata masih ingat penyanyi idola mereka pada tahun 90-an.

Ini terbukti ketika Irma baru saja membuka akun Facebook, dan dalam tiga hari ada lima ribu orang lebih menjadi follower, lalu disusul dengan membuka akun baru lagi yang ternyata follower-nya juga membludak hingga akhirnya Irma memutuskan untuk membuka fan page di Facebook, serta mulai aktif di akun Instagramnya.

Untuk rencana jangka pendek di tahun 2017, ibu dari sepasang putra dan putri ini, berencana untuk membuat album, tapi akan diawali dengan merilis single satu persatu dulu selama satu tahun ke depan. Dan jika tidak ada halangan Irma ingin merilis album pada akhir tahun 2017. “Supaya tahun 2018…kepinginnya ini lho…sudah bisa bikin konser,” kata Irma mengungkapkan harapannya.

Dengan dukungan keluarga dan sahabat-sahabat lama di dunia musik, Irma June yakin “comeback”-nya di blantika musik merupakan panggilan hati dan berharap fans lamanya akan senang melihatnya kembali bernyanyi di atas panggung. [zb/nr]

XS
SM
MD
LG