Tautan-tautan Akses

AS

Debat Presiden AS Mendatang akan Terapkan Aturan Baru


Gambar kombinasi menunjukkan Presiden AS Donald Trump dan calon presiden dari Partai Demokrat Joe Biden berbicara selama debat kampanye presiden 2020 pertama, yang diadakan di kampus Klinik Cleveland di Case Western Reserve. (Foto: Reuters)

Debat kedua dan terakhir calon presiden Amerika pada hari Kamis (22/10) akan dilakukan dengan menerapkan aturan baru guna mencegah kedua capres berbicara tumpang tindih.

Presiden Donald Trump menyatakan ketidaksenangannya atas pengaturan itu. Kepada wartawan pada hari Senin (19/10) ia mengatakan, meskipun menurutnya "ini sangat tidak adil," ia akan ikut dalam debat di Nashville, Tennessee.

"Saya akan berpartisipasi tetapi sangat tidak adil bahwa mereka mengubah topik dan sangat tidak adil bahwa kembali moderatornya orang yang sangat bias," kata Trump.

Kristen Welker, reporter Gedung Putih untuk stasiun televisi NBC yang disegani, menjadi moderator perdebatan itu. Topik pertanyaan yang akan diajukan kepada Trump dan penantangnya dari Partai Demokrat, Joe Biden adalah penanggulangan Covid-19, keluarga Amerika, ras di Amerika, perubahan iklim, keamanan nasional dan kepemimpinan.

Kampanye Trump, Senin (19/10) pagi, mengatakan debat seharusnya lebih berfokus pada masalah internasional. Menurut kampanye Biden, Trump berusaha menghindari diskusi tentang bagaimana pemerintahannya menangani pandemi, dan bahwa kedua pihak setuju untuk membiarkan moderator memilih topik debat.

Komisi Debat berjanji melakukan perubahan supaya lebih baik dalam memfasilitasi debat yang bermakna. Hari Senin, komisi itu mengumumkan, dalam periode eksklusif dua menit, hanya satu kandidat yang mikrofonnya diaktifkan.

Komisi tersebut mengakui tidak ada pihak yang sepenuhnya puas atas aturan tersebut, tetapi mereka percaya tindakan itu "untuk mencapai keseimbangan dan bahwa itu adalah demi kepentingan rakyat Amerika." [ka/ab]

Lihat komentar (1)

Forum ini telah ditutup.
XS
SM
MD
LG