Tautan-tautan Akses

Dari Sarung Tangan Ibu Negara ke Masker


Sebuah pabrik sarung tangan di New York City bernama Wing+Weft Gloves memiliki koneksi dengan Gedung Putih selama puluhan tahun. (Foto: AFP/Giuseppe Cacace)

Sebuah pabrik sarung tangan di New York City bernama Wing+Weft Gloves memiliki koneksi dengan Gedung Putih selama puluhan tahun. Namun ketika krisis virus corona melanda, bisnis milik perempuan ini terpaksa mengubah strategi.

Sarung tangan bisa jadi aksesoris yang melengkapi penampilan sehingga lebih elegan, seperti yang dikenakan sejumlah perempuan ternama.

Sarung tangan tipis dibuat di Wing+Weft Gloves selama hampir satu abad. Katie Sue Nickols adalah pemilik bisnis kecil yang semua karyawannya perempuan.

Kucing bernama Silvie mengawasi proses pembuatan, termasuk sarung tangan yang dikenakan Jill Biden.

"Jill Biden - Dr Biden - mengenakan sarung tangan kami untuk pelantikan. Dia mengenakannya dengan tiga busana berbeda," katanya.

Perancang busananya mengirim ukuran tangan Biden, merundingkan desain dan bahannya, seperti klien pada umumnya.

"Itu satu-satunya kulit yang saya punya, jadi itu warna sarung tangannya."

Toko ini terletak di distrik garmen New York City, yang pernah menjadi pusat industri fesyen Amerika. Kini, Wing+Weft Gloves menjadi satu-satunya toko pembuat sarung tangan yang tersisa di sini.

"Setiap Ibu Negara sejak Jackie Kennedy -- tidak selalu untuk inagurasi, tapi untuk berbagai acara selama mereka menjabat," ujar Katie.

Di ruang ini, sarung tangan dibuat untuk banyak sandiwara dan musikal di Manhattan, serta film. Namun tak banyak orderan disini karena panggung Broadway berhenti sementara sejak Maret 2020.

"Kami pikir pekerjaan berkurang hanya 1-2 minggu. Pada minggu ketiga, kami mulai khawatir bahwa situasi tidak akan kembali normal," tambah Ketie.

Sebagai gantinya, para penjahit beralih membuat masker dari rumah. Bersama toko-toko lain, Nicklos berusaha membuat para karyawannya sibuk hingga Broadway bangkit lagi.

"Pembuat sarung tangan, pembuat topi, penganyam, orang-orang yang menjual pakaian dalam... Kami semua bekerja sama untuk membentuk koalisi ini," kata Ketie.

Baru-baru ini toko itu memproduksi sarung tangan dengan lapisan anti-bakteri, supaya para klien bisa menjaga keamanan selama pandemi -- tapi tetap gaya.

"Sarung tangannya bagus, bisa digunakan berulang kali, dan dicuci! Bisa digunakan untuk menyentuh layar dan kalau sudah, tinggal dimasukkan ke mesin cuci," tutur Ketie.

Bahan yang digunakan sebagian besar plastik daur ulang, agar lebih ramah lingkungan, tapi tetap memperhatian tampilan yang elegan. [vm/jm}

Lihat komentar

XS
SM
MD
LG