Tautan-tautan Akses

China Desak Malaysia Selidiki Secara Adil Para Nelayan yang Ditangkap


Kapal-kapal ikan China di pelabuhan Dongfang, di Provinsi Hainan, 18 Juni 2014. (Foto: Reuters)
Kapal-kapal ikan China di pelabuhan Dongfang, di Provinsi Hainan, 18 Juni 2014. (Foto: Reuters)

China, Senin (12/10), menyerukan agar Malaysia secara adil menyelidiki kasus nelayan-nelayan China yang ditangkap karena diduga melakukan penangkapan ikan secara ilegal di perairan Malaysia.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Zhao Lijian, mengatakan kepada wartawan, pemerintah China telah mengirim personelnya untuk menjenguk para nelayan yang ditahan dari enam kapal yang disita Jumat pekan lalu, sekaligus memberikan bantuan.

“Kami meminta Malaysia untuk menyelidiki kasus ini secara adil sesuai hukum, melindungi hak dan kepentingan warga China yang terlibat, dan melaporkan perkembangan penyelidikan secara tepat waktu,” kata Zhao.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China, Zhao Lijian, dalam briefing harian di kantor Kementerian Luar Negeri di Beijing, 24 Februari 2020. (Foto: dok).
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China, Zhao Lijian, dalam briefing harian di kantor Kementerian Luar Negeri di Beijing, 24 Februari 2020. (Foto: dok).

Malaysia termasuk salah satu negara yang mempersoalkan klaim wilayah yang tumpang tindih di Laut China Selatan, dan berusaha menghentikan penangkapan ikan secara ilegal yang dilakukan para nelayan China. China mengklaim seluruh perairan strategis yang kaya ikan dan sumber daya mineral itu sebagai miliknya.

Sejumlah pejabat Malaysia mengatakan, 60 awak kapal China ditangkap pekan lalu karena tidak memiliki dokumen resmi yang memungkinkan mereka menangkap ikan di sana dan melabuhkan jangkar kapal mereka di dua lokasi terpisah pada Jumat pagi. Mereka kemungkinan akan didenda dan dijatuhi hukuman penjara. [ab/uh]

Recommended

XS
SM
MD
LG